Berita

Istimewa

Nusantara

Mencekam, TNI-Polri Berjaga, Seratusan Orang Mengungsi Akibat Konflik Di Mesuji

KAMIS, 18 JULI 2019 | 16:52 WIB | LAPORAN:

Hampir seratus warga Kelompok Mekar Jaya Abdi masih mengungsi pascabentrok berdarah di kawasan Register 45, Sungaibuaya, Kabupaten Mesuji, Kamis (18/7).

Pasi Ops Kodim 0426 Tulangbawang Kapten Inf LE Sihombing menjelaskan, mereka mengungsi sekitar 2 km dari lokasi kejadian ke rumah-rumah kerabat mereka. "Sebagian pengungsi adalah anak-anak, wanita, dan para manula," katanya, seperti dikutip dari RMOLLampung.com.

Menurutnya, saat ini situasi sudah kondusif, ratusan anggota dari Polda Lampung dibantu anggota Kodim 0426 Tulangbawang terus bersiaga untuk meredam kedua pihak yang bentrok.


Polda Lampung pun sudah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan dan TNI untuk meredam emosi warga agat tak pecah kembali konflik berdarah di kawasan Register 45.

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto meminta semua pihak membantu menjaga kondusifitas agar tidak terjadi lagi bentrok susulan.

"Masyarakat tidak perlu panik dan semua harus tenang terkait adanya keributan antar warga Mekar Jaya dan kelompok Mesuji Raya,” katanya.

Polri dan TNI telah melokalisir lokasi peristiwa dan mereka yang menjadi korban sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk korban meninggal dunia, pihak kepolisian sudah mengantarkan ke kediamannya.

Personel Polda Lampung hingga kini masih mengamankan lapangan ada tiga SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob, 100 personel.

Kapolda berharap konflik ini segera diselesaikan melalui Forkopimda.

Empat orang tewas akibat bentrok dalam perebutan lahan di Sungaibuaya, Kabupaten Mesuji, Lampung, Rabu (17/7).

Dua dari empat korban tewas sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit saat keadaannya masih terluka. Namun nahas, nyawa keduanya tak tertolong.

Kejadian bermula ketika dua kelompok warga bentrok di Kawasan Hutan Produksi Register 45 karena dipantik adanya pembajakan lahan pakai alat berat di lahan setengah hektare milik Yusuf (41) yang masuk KHP Register 45 Kelompok Mekar Jaya Abadi.

Warga dari Kekar Jaya Abadi memukul kentongan. Dalam waktu singkat, warga berkumpul dan langsung mengamankan kendaraan bajak sambil menginterogasi operator atas perintah siapa melakukan pembajakan.

Mendapati perlawanan warga, operator kendaraan bajak pulang yang kemudian datanglah Kelompok Mesuji Raya (Pematang Panggang) dengan membawa senjata tajam menyerang warga Kelompok Mekar Jaya sambil berusaha menguasai lagi kendaraan bajak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya