Berita

Rian Ernest/Net

Politik

Hanura DKI Imbau Rian Ernest Minta Maaf, Ketimbang Diproses Polisi

KAMIS, 18 JULI 2019 | 15:32 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Tudingan Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest Tanudjaja soal dugaan adanya politik uang dalam proses pemilihan Wagub DKI Jakarta makin memanas.

Bahkan hari ini Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta Taufiqurrahman berencana mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Rian Ernest Tanudjaja. Rian terancam dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Anggota Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta Muhammad Guntur ikut angkat suara menyikapi tuduhan politisi PSI tersebut.


Menurut Guntur, sebelum menyesal masuk bui, Rian disarankan secara terbuka meminta maaf kepada seluruh anggota DPRD DKI Jakarta.

"Kalau bisa gelar konferensi pers, PSI meminta maaf kepada kami. Masa iya kami tidak memaafkan,” kata Guntur, seperti dikutip dari RMOLJakarta.com, Kamis (18/7).

Dikatakan Guntur, pernyataan Rian yang menuding ada bagi-bagi duit dalam pemilihan Wagub DKI merupakan pernyataan yang menyesatkan.

Sambung Guntur, seharusnya PSI bisa memberikan pendidikan politik terhadap anggotanya, sehingga mereka itu harus berbicara dengan data dan fakta bila ingin diakui dalam perpolitilan Tanah Air.

"Saya hanya bisa menyarankan kepada teman-teman di PSI berpolitiklah secara arif,” cetus Guntur.

Guntur pun mengatakan, kalau pihaknya merasa senang saat ini banyak sekali politisi muda yang mengisi perpolitikan di Indonesia.

"Saya pun berpolitik saat berumur di bawah 30 tahun. Tapi sesama politisi saya hanya bisa mengingatkan silahkan berjuang mencari panggung untuk mendongkrak popularitas tapi harus dijalur politik yang jelas dan santun,” terangnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya