Berita

Pembagian grup kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia/AFC

Sepak Bola

Masuk Grup Berat di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Pelatih Timnas Indonesia Tetap Optimistis

KAMIS, 18 JULI 2019 | 10:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil undian kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia kurang menguntungkan bagi Indonesia. Karena Tim Merah Putih akan bertemu dengan tim-tim kuat Asia Tenggara.

Dari hasil drawing yang dilakukan di Malaysia, Rabu (17/7) malam, Indonesia berada di Grup G. Sebagai tim yang berada di pot 5, Indonesia muncul pertama kali sebagai peserta di Grup G.

Akhirnya, Indonesia dipastikan masuk grup berat. Karena ada Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang merupakan rival berat di wilayah Asia Tenggara.


Ditambah dengan tim unggulan Uni Emirat Arab, Indonesia harus berjuang ekstrakeras untuk bisa lolos ke fase berikutnya.

Meski demikian, pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy tetap optimistis. Hasil positif akan coba diraih ketika tampil di kandang sendiri.

“Mudah-mudahan kita bisa dapatkan hasil postif,” kata Simon yang datang langsung di acara drawing kemarin.

Sistem pertandingan di kualifikasi Piala Dnia 2022 ini menggunakan double round robin. Setiap tim akan bertemu dua kali dengan format home and away. Nantinya, setiap juara grup dan 4 runner up terbaik berhak lolos ke fase berikutnya.

Selain itu, 12 tim yang lolos ke fase berikutnya itu juga berhak tampil di Piala Asia 2023. Sisa slot di Piala Asia akan diperebutkan oleh 24 tim tersisa di kualifikasi Piala Dunia 2022.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya