Berita

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman/Persib

Sepak Bola

Liga 1 2019

Selalu Kebobolan 2 Gol Dalam 3 Laga, Pelatih Persebaya Rindukan Hansamu dan Ruben

KAMIS, 18 JULI 2019 | 09:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada satu catatan penting yang didapat pelatih Persebaya Surabaya usai laga melawan PSM Makassar, Rabu (17/7) malam. Dalam kekalahan 1-2 tersebut, Djadjang Nurdjaman mengakui kalau pertahanannya masih rapuh. Dia pun merindukan dua pemain belakang andalannya, Hansamu Yama dan Ruben Sanadi.

Dalam 3 laga terakhir, Persebaya tak pernah bisa cleansheet. Sejak menang 4-0 atas Persib Bandung, gawang Persebaya seperti mudah dijebol. Menariknya, dalam setiap laga ada 2 gol yang bersarang ka gawang Miswar Saputra.

"Dalam tiga pertandingan ada enam gol, artinya ada yang harus kami perbaiki. Tapi waktu untuk latihan memang sangat mepet sekali. Kami berharap Ruben Sanadi dan Hansamu Yama bisa tampil di laga berikutnya, jadi ada tenaga segar," harap Djadjang Nurdjaman usai laga.


Ruben dan Hansamu memang tidak bermain dalam beberapa pertandingan ke belakang. Keduanya mengalami masalah kebugaran sehingga tidak bisa dimainkan.

Di sisi lain, Djanur sapaan akrab Djadjang Nurdjaman, enggan mengomentari soal pelanggaran yang dilakukan Marc Klok di kotak penalti PSM. Dia menyerahkan sepenuhnya putusan kepada wasit.

"Soal penalti, kami di bench juga jelas melihat pemain kami dilanggar dan seharusnya dapat penalti. Tapi wasit membiarkannya. Dan kami harus menerimanya," tukas dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya