Berita

H. Pangeran Khairul Saleh/Net

Publika

Menakar Ceruk Politik Haji Pangeran Khairul Saleh sebagai kandidat Calon Gubernur Kalimantan Selatan

KAMIS, 18 JULI 2019 | 05:57 WIB

HAJI Pangeran Khairul Saleh seperti diberitakan media-media di Kalimantan Selatan telah menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai calon gubernur di Kalimantan Selatan untuk masa jabatan masa bakti 2021-2026.

Nama Pangeran Khairul Saleh sendiri dikenali bukan saja sebagai pemecah rekor, di mana beliau sebelumnya pernah dua periode menjabat bupati Kabupaten Banjar untuk masa bakti mulai tahun 2005-2010, dan kemudian terpilih kembali untuk masa bakti tahun 2010-2015, tetapi juga dinilai sukses sebagai bupati yang mampu mengakselerasi kebijakan pembangunan infrastruktur, paralel dengan capaian hasil pembangunan di sektor pertanian dan pengembangan di bidang pendidikan, terutama untuk pembangunan madrasah dan peningkatan nilai Imtaq (iman dan taqwa) bagi siswa-siswa sekolah di kabupaten Banjar.

Dengan posisi politik seperti ini Haji Pangeran Khairul Saleh diprediksi memiliki kans kuat untuk memenangkan pertarungan sebagai gubernur dengan dua catatan strategis di dalamnya.


Pertama, bangunan afiliasi politik Haji Pangeran Khairul Saleh dinilai memiliki kekuatan tidak saja di basis pengaruh kebudayaan dengan tradisi kesultanan Banjar, juga sosok beliau dinilai merepresentasikan gagasan persatuan umat yang tidak lepas dari kedekatan relasi politiknya dengan kalangan ulama dan habaib serta guru-guru berpengaruh di Kalimantan Selatan.

Kedua, bangunan afiliasi politik Haji Pangeran Khairul Saleh itu amat ideal. Beliau terbersit akan maju sebagai calon independen. Ini penting sebagai basis independensi politik untuk memilih tokoh politik ideal.

Ini, tentunya bisa menjadi basis kekuatan Haji Pangeran Khairul Saleh dalam memilih kekuatan tokoh yang menguatkan postur pendampingnya sebagai wakil gubernur. Banyak calon-calon terbaik tentunya bisa menjadi rujukan sebagai tokoh terbaik untuk wakil gubernur.

Salah satu yang terbaik menurut saya adalah Habib Hasyim Arsal Alhabsi. Mantan caleg PAN yang ikut menghantarkan Haji Pangeran Khairul Saleh masuk menjadi anggota DPR RI 2019-2024 dengan tambahan suara yang diperolehnya.

Tetapi rupanya dalam pertemuan keduanya tanggal 17 Juni lalu, tercapai komitmen bahwa untuk membangun sinergi bersama, sebaiknya tanpa harus Habib Hasyim Arsal Alhabsi berperan langsung sebagai calon wakil gubernur.

Menurut Habib Hasyim Arsal Alhabsi, tentunya pilihan terbaik ada di tangan Haji Pangeran Khairul Saleh sendiri.

Habib Hasyim akan dukung total ikhtiar politik Haji Pangeran Khairul Saleh. Terpenting, menurut Habib Hasyim Arsal Alhabsi,  calon pendamping nanti harus clean dan clear, serta mampu membangun komitmen membawa masyarakat Banjar memperoleh keadilan dan terpenuhi kesejahteraannya.

Ada beberapa calon terbaik yang bisa bersinergi lebih optimal mendampingi Haji Pangeran Khairul sebagai wakilnya nanti. Santer disebut ada Habib Abdurahman Bahasyim, anggota DPD RI tiga kali berturut-turut.

Tahun ini beliau untuk keempat kalinya kembali mendapatkan amanah, yaitu untuk DPD RI masa bakti 2019-2024. Ada juga calon kuat seperti H. Muhidin, H. Khairullah, H. Ibnu Sina. Semuanya tentunya ada di kantong Haji Pangeran Khairul Saleh sendiri.

Menilai dua bangunan afiliasi kekuatan di atas, ditambah pengalaman Haji Pangeran Khairul Saleh sendiri yang pernah menjabat bupati Banjar sebagai satu-satunya kabupaten dengan suara pemilih terbesar di Kalimantan Selatan mencapai 420 ribuan pemilih, tentunya wajar saja kans politik Haji Pangeran Khairul Saleh untuk memenangkan perhelatan Kalsel 1, diprediksi sangat besar.

A Uwais Alatas

Pemerhati Politik, Aktifis Silaturrahmi Anak Bangsa Nusantara (Silabna)

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya