Berita

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik/Net

Nusantara

Pemilihan Wagub DKI Berbau Politik Uang, DPD Gerindra: Jika Benar, Tangkap!

RABU, 17 JULI 2019 | 04:51 WIB | LAPORAN:

Rumor politik uang dalam proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta turut ditanggapi Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik.

Taufik bekomentar, pada dasarnya proses pemilihan Wagub pengganti Sandiaga Uno perlu diawasi. Namun soal tuduhan praktik politik uang dinilainya perlu pembuktian.

"Kita kan baru dengar-dengar saja. Disuruh buktiin aja, saya kira setuju untuk diawasi. Jangan cuma ngomong gitu loh. Saran saya bunyiin dong, ayo kita proses," kata Taufik dilansir Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (16/7).


Sebagai politisi yang mengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, ia mengaku mendukung upaya pengawasan tersebut. Jika tudingan politisi PSI, Rian Ernest tersebut benar adanya, maka orang yang bermain di dalamnya harus ditangkap dan diproses secara hukum.

"Bulan lalu saya ditanya wartawan 'Pak katanya ada bagi-bagi amplop', saya bilang kalau ada tangkap aja. Bunyiin siapa (orangnya), bulan lalu loh. Nah jangan dibiarin," jelasnya.

"Kalau dibiarin kan yang jelek seolah seluruh institusi dewan," sambung Wakil Ketua DPRD DKI ini.

Rumor yang beredar, uang tersebut digunakan pada proses pemilihan wagub sebagai "uang duduk" yang ditujukan kepada anggota DPRD yang hadir pada paripurna pemilihan Wagub nanti. Hal itu bertujuan agar pemilihan di paripurna bisa mencapai kourum.

"Iya, ngapain dibayar buat kuorum. Ini kan soal pemilihan, soal tanggung jawab, kesadaran," ujar Taufik.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya