Berita

Foto/RMOL Sumut

Nusantara

Sepak Terjang Tiga Begal Sadis Berakhir Ditangan ‘Polisi Berdaster’

SELASA, 16 JULI 2019 | 15:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Aparat dari Polsek Medan Timur berhasil meringkus komplotan begal sadis yang selama ini meresahkan warga Medan Timur. Penangkapan ini tidak terlepas dari kecerdikan polisi dalam memancing para pelaku keluar dari sarangnya.

“Tiga pelaku ini merupakan komplotan begal sadis dan licin, mereka tidak segan-segan melukai para korbannya," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto saat memberikan keterangan didampingi Kapolsek Medan Timur Kompol Arifin, Selasa (16/7).

Tiga anggota komplotan begal adalah Ipal Ardiansyah alias Gopal (24), M Ferdiansyah alias Popay (17) dan Sopan Yohansyah alias Yoyo (21).


Kapolsek Medan Timur, Kompol Arifin mengatakan, sebelum penangkapan, pihaknya telah menerima banyak laporan warga yang menjadi korban dari komplotan begal ini. Umumnya para korban dibegal saat melintas di beberapa kawasan rawan di Medan Timur.

Diantaranya, kasus pembegalan di Jalan Perkebunan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur pada Selasa 19 Maret 2019 dan pada Selasa 25 Juni 2019 dengan korban yang berbeda. Setidaknya, ada lima kejadian pembegalan yang dilaporkan polisi yang terjadi di kawasan kelurahan Pulo Brayan Bengkel.   

“Dalam kurun waktu tersebut kita menurunkan anggota untuk melakukan penyelidikan di seputar lokasi tempat mereka sering beraksi, namun komplotan ini tidak muncul," kata Arifin, seperti dilansir Kantor Berita RMOL Sumut.

Polisi pun tidak kehabisan akal. Untuk memancing komlpotan ini, seorang petugas menyamar layaknya perempuan dengan mengenakan daster dan kerudung. “Polisi berdaster” ini secara berkala melintas dengan motor di kawasan-kawasan tempat para pelaku biasa beraksi pada saat jam-jam tertentu, dimana kondisi jalanan tidak terlalu ramai.

Sementara, dari kejauhan, beberapa anggota tim polisi lainnya yang menyamar ikut mengawasi dan melintas layaknya warga biasa.

Umpan polisi itu ternyata dimakan oleh komplotan begal tersebut. Mengira berhadapan dengan emak-emak, pimpinan komplotan yang berjuluk Gopal berhasil ditangkap saat mencoba membegal polisi berdaster tersebut.

“Disitulah tim kita akhirnya berhasil meringkus komplotan pelaku. Petugas kemudian mengorek informasi dan diperoleh identitas rekan-rekannya yang terlibat dalam aksi begal pada lima kejadian sebelumnya," ujar Arifin.

Kasus ini belum tuntas. Arifin mengatakan, pihaknya masih memburu beberapa anggota dari komplotan tersebut.

"Identitas mereka sudah kita ketahui setelah pimpinannya kita interogasi," demikian Kompol Arifin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya