Berita

Empat pemain asal Papua di skuat Madura United siap memberi kalahkan Persipura/Madura United FC

Sepak Bola

Liga 1 2019

Tampil Di Kampung Halaman, 4 Pemain Papua Bertekad Beri Kemenangan Bagi Madura United

SELASA, 16 JULI 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam lawatan Madura United ke kandang Persipura Jayapura terdapat 4 pemain kelahiran tanah Papua. Meski akan tampil di kampung halaman mereka, para pemain tersebut tetap menyatakan setia kepada Madura United.

Dalam skuat yang dibawa pelatih Dejan Antonic ke Jayapura, memang ada 4 pemain asli Papua. Mereka adalah Markco Merauje, David Laly, Engelberd Sani, dan Fandry Imbiri. Keempatnya punya kesempatan untuk diturunkan di laga melawan Persipura hari ini.

Markco Merauje yang kerap bermain sebagai starter menegaskan dirinya akan tetap profesional. Dia akan membela tim yang memang saat ini mengontraknya.


“Saya datang sebagai bagian dari tim Madura United. Kalau pelatih memberikan kesempatan, saya pasti bermain seperti biasanya selama ini,” ucap pemain spesialis sayap kanan ini.

Sikap Markco tak jauh berbeda dengan David Laly. Pemain yang pernah berkostum Persib Bandung ini juga menegaskan dirinya akan sepenuh hati bermain bagi Sape Kerrab.

“Banyak pemain asal Papua yang berada di klub-klub lain dan mereka bisa menunjukkan sikap profesional. Saya juga profesional karena sepak bola yang  kami jalani saat ini adalah sepak bola profesional. Siapa yang tidak ingin juara dengan tim yang saat ini dibela?” kata David Laly.

Engelberd Sani juga mengungkapkan hal yang sama. Dia bahkan membawa ambisi besar bersama Madura United. “Kami ingin mendapatkan gelar juara bersama Madura United,” ujar Engelberd Sani.

Bagaimana dengan Fandry Imbiri? Eks Persebaya Surabaya ini bahkan dengan tegas ingin meraih kemenangan bersama Laskar Sape Kerrab di Stadion Mandala.

“Memenangkan Madura United adalah harga mati bagi saya. Siapa pun lawannya, termasuk Persipura, saya siap tampil maksimal,” tegas Fandry.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya