Berita

Prabowo dan Jokowi/Net

Politik

Pekerjaan Rumah Prabowo Usai Rekonsiliasi Di MRT

MINGGU, 14 JULI 2019 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pasca bertemu dengan sang rival, Joko Widodo.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggaraini menyebut bahwa PR tersebut adalah penjelasan kepada para pendukung Prabowo mengenai makna rekonsiliasi yang dilakukan kemarin.

Terlebih selama ini rekonsiliasi diartikan sebagai bagi-bagi kekuasaan dan  jabatan. Dalam hal ini, masyarakat sensitif dengan wacana pembagian kursi menteri yang terus mencuat jelang pelantikan Oktober mendatang.


"Bahwa rekonsiliasi politik yang sesungguhnya adalah ketika semua pemangku kepentingan bisa menerima hasil pemilu yang sudah diputuskan secara konstitusional," ujarnya di Perpustakaan Nasional, Gambir, Jakarta, Minggu (14/7).

Selain itu, kata Titi, penting juga bagi Prabowo maupun Jokowi untuk menjaga konsistensi dan spirit pertemuan itu sendiri. Keduanya, harus mampu menjaga pesan damai yang tersirat dalam rekonsiliasi di MRT tersebut.

"Mendinginkan suasana itu menjadi sangat penting, terutama konsistensi para elite yang ada di sekitar aktor utama politik kita ini," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya