Berita

Pelatih Bhayangkara FC, Alfredo Vera, saat melakukan konfrensi pers usai laga/MO PSM Makassar

Sepak Bola

Liga 1 2019

Dikalahkan PSM, Pelatih Bhayangkara Kecewa Berat

MINGGU, 14 JULI 2019 | 15:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bhayangkara FC harus menerima kekalahan keduanya di Liga 1 2019 saat away ke Stadion Mattoangging, markas PSM Makassar, Sabtu (13/7). Atas hasil yang dituai timnya, pelatih Alfredo Vera pun mengaku kecewa.

Wajar jika Alfredo kecewa. Sebab, skuat asuhannya mampu merepotkan tuan rumah. Bahkan Bhayangkara sukses mencetak gol lebih dulu.

Sayang, keunggulan ini mampu dibalas dengan dua gol dari tuan rumah. The Guardians pun gagal meraih poin dari laga tandangnya di Makassar.


"Saya sedikit kecewa. Di babak pertama kami bisa cetak gol cepat. Hingga penalti untuk PSM, pertandingan berjalan relatif seimbang. Sama-sama keras," ucap Alfredo kepada wartawan di akhir laga.

Permainan Bhayangkara pun dirasakannya makin berantakan saat PSM mampu membalikkan keunggulan. Sebab, skuat Bhayangkara cenderung terburu-buru dalam menyelesaikan peluang.

"Saat PSM cetak gol cetak di babak kedua, kami jadi bermain terburu-buru. Karena ingin cepat mencetak gol (balasan)," imbuh eks Persebaya Surabaya ini.

Permainan yang berubah ini yang juga bikin pria asal Brasil ini kecewa. "Saya kecewa, karena kita unggul lebih dulu. Permainan pun tidak terlalu seperti yang saya inginkan.

Akibat kekalahan kedua yang dialami, posisi Bhayangkara pun langsung melorot. Kini The Guardians berada di peringkat ke-6 dengan koleksi 12 poin dari 8 laga.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya