Berita

Petani Garam/Net

Bisnis

Petani Garam Di Jawa Timur Menjerit, Harga Jual Hanya Rp 500 Per Kilogram

JUMAT, 12 JULI 2019 | 16:26 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur Gunawan Saleh mengatakan, harga garam di Jawa Timur anjlok disebabkan karena adanya impor dan permainan dari para tengkulak. Mereka hanya mau membeli garam petani dengan harga rendah.

"Impornya banyak dan garam rakyat tidak bisa tersalurkan. Para petani mengusulkan kemarin kalau bisa jangan impor dulu," kata Gunawan, seperti dikutip dari RMOLJatim.com (11/7).

Dijelaskannya, stok garam impor di Jawa Timur sisa panen tahun 2018 lalu masih 900 ton. Sementara itu, pada bulan depan, diprediksi akan ada panen garam mencapai seribu ton di Jawa Timur, sehingga dikhawatirkan memicu harga garam lebih rendah lagi.


"Produksi tahun kemarin 900 sampai seribu ton. Ini lagi berproduksi dan kemungkinan satu bulan lagi panen," tambahnya.

Dikatakan Gunawan, harga garam di petani saat ini hanya berkisar Rp 500 per kilogram. Sementara itu, pada tahun lalu, petani bisa menjual garam antara Rp 750 sampai Rp 1.000 perkilonya.

Pemprov Jatim sendiri meminta agar pemerintah pusat menghentikan impor garam, untuk menaikkan harga garam petani lokal di Jatim.
"Padahal ketika kita cek ke pabrik harga bagus. Karena saat ini harga jatuh di tengkulak," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya