Berita

Joko Widodo/Net

Jaya Suprana

Bersatu Mendukung Pembangunan Infrastruktur

JUMAT, 12 JULI 2019 | 09:47 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PRESIDEN Joko Widodo kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali bersatu dalam membangun dan memajukan bangsa. Presiden Jokowi menegaskan bahwa dengan bersatu, pembangunan di tanah air bisa berjalan dengan baik dan Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain.

"Negara lain sudah jauh membangun infrastrukturnya, kita masih urusan saling membenci, saling mendengki, saling tidak sapa antartetangga. Semakin tertinggal kita nanti. Saya ingatkan kepada kita semuanya untuk berangkulan, bersatu kembali membangun dan memajukan negara ini" demikian ungkap presiden Jokowi di dalam twitter pribadinya.

Amanat Penderitaan Rakyat


Kita semua wajib mendukung ketulusan gelora semangat Presiden Jokowi dalam mengejawantahkan program pembangunan infrastruktur demi menyejahterakan rakyat Indonesia. Sejak beliau walikota Solo, Presiden Jokowi sudah menegaskan gelora semangat pembangunan infrastruktur sebagai program utama pengabdian beliau kepada negara, bangsa dan rakyat Indonesia.

Namun dalam beberapa kali pertemuan pribadi, Presiden Jokowi mengingatkan saya bahwa beliau sama sekali tidak setuju bahwa pembangunan infrastruktur dilaksanakan dengan mengorbankan rakyat! Berulang kali Presiden Jokowi menggarisbawahi nurani kerakyatan dan kemanusiaan beliau dengan kisah nyata di masa kanak-kanak di Solo telah tiga kali mengalami penderitaan sebagai rakyat tergusur atas nama pembangunan infrastruktur. Amanat penderitaan rakyat bagi Presiden Jokowi bukan sekedar slogan atau penceritaan namun merupakan pengalaman lahir-batin yang secara jiwa raga dirasakan sendiri oleh beliau.

Tidak Dihiraukan

Sungguh disayangkan, nurani kerakyatan dan kemanusiaan Presiden Jokowi kerap kali tidak dihiraukan oleh para pelaksana pembangunan. Selalu ada saja  yang lupa atau pura-pura lupa bahwa sebenarnya ada aturan hukum serta amdal yang wajib dipenuhi oleh setiap proyek pembangunan. Sewajibnya para pelaksana pembangunan infrastruktur juga tidak lupa bahwa para negara anggota PBB termasuk Indonesia sudah menyepakati Agenda Pembangunan Berkelanjutan sebagai pedoman pembangunan planet bumi termasuk Indonesia tanpa mengorbankan alam dan rakyat.

Pembangunan Berkelanjutan

InsyaAllah, Presiden Jokowi berkenan mengeluarkan Keputusan Presiden yang mewajibkan segenap pelaksana pembangunan untuk tetap bahkan makin giat dan gigih menatalaksanakan program-program pembangunan infrastruktur demi bukan menyengsarakan namun menyejahterakan rakyat selaras Agenda Pembangunan Berkelanjutan maupun makna adiluhur yang terkandung di dalam sila Kemanusiaan Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia. Merdeka!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya