Sektor ekonomi adalah yang paling urgent untuk dibenahi Joko Widodo dalam pemerintahan periode kedua nanti.
Sudah
saatnya Jokowi menyingkirkan orang-orang lama yang bermental pemain
aman. Agar gagasan Nawacita yang sejak lama dia perkenalkan dapat
terwujud Jokowi harus menempatkan ekonom yang berani mengambil risiko.
Demikian
antara lain disimpulkan dari pandangan pengamat politik Hendri Satrio
dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu.
"Sektor
ekonomi yang urgent untuk dibenahi. Urusannya dengan perut, harga
barang, kebutuhan rumah tinggal, harga bahan pokok kemudian pakaian. Itu
yang harus diperbaiki," ujar pria yang kini akrab disapa Hensat.
Dia
menambahkan, teguran Jokowi pada sejumlah menteri dalam rapat di Istana
Bogor beberapa hari lalu adalah sinyal yang sangat penting untuk
diperhatikan.
"Kemarin
Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau
presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang
tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan,"
sambungnya.
"Kemarin
Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau
presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang
tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan,"
sambungnya.
Dengan dasar
pemikiran itulah, menurut hemat Hensat, Jokowi harus mau memilih
"orang-orang seperti dirinya, yang berani mengambil risiko."
"Jangan
(pilih yang) yes Pak, yes-man saja. Harus orang yang berani ambil
risiko, punya gagasan, kreatif dan inovatif sehingga ekonomi kita makin
baik. Dengan demikian yang dijanjikan Pak Jokowi, ekonomi kita bakal
meroket, juga bisa terlaksana," demikian Hensat.
Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan
Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09
Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38
Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29
TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17
RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15
Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09
Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04
Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00
Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50
JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46
Selengkapnya