Sektor ekonomi adalah yang paling urgent untuk dibenahi Joko Widodo dalam pemerintahan periode kedua nanti.
Sudah
saatnya Jokowi menyingkirkan orang-orang lama yang bermental pemain
aman. Agar gagasan Nawacita yang sejak lama dia perkenalkan dapat
terwujud Jokowi harus menempatkan ekonom yang berani mengambil risiko.
Demikian
antara lain disimpulkan dari pandangan pengamat politik Hendri Satrio
dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu.
"Sektor
ekonomi yang urgent untuk dibenahi. Urusannya dengan perut, harga
barang, kebutuhan rumah tinggal, harga bahan pokok kemudian pakaian. Itu
yang harus diperbaiki," ujar pria yang kini akrab disapa Hensat.
Dia
menambahkan, teguran Jokowi pada sejumlah menteri dalam rapat di Istana
Bogor beberapa hari lalu adalah sinyal yang sangat penting untuk
diperhatikan.
"Kemarin
Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau
presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang
tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan,"
sambungnya.
"Kemarin
Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau
presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang
tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan,"
sambungnya.
Dengan dasar
pemikiran itulah, menurut hemat Hensat, Jokowi harus mau memilih
"orang-orang seperti dirinya, yang berani mengambil risiko."
"Jangan
(pilih yang) yes Pak, yes-man saja. Harus orang yang berani ambil
risiko, punya gagasan, kreatif dan inovatif sehingga ekonomi kita makin
baik. Dengan demikian yang dijanjikan Pak Jokowi, ekonomi kita bakal
meroket, juga bisa terlaksana," demikian Hensat.
Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar
Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58
Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran
Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39
Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri
Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10
Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur
Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55
Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk
Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31
Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir
Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08
Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik
Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45
Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang
Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21
Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI
Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05
50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan
Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58
Selengkapnya