Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Penyusunan Kabinet, Jokowi Jangan Sampai Membeli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden terpilih Joko Widodo harus mempunyai blueprint atau kerangka kerja terperinci dalam menyusun kandidat menteri pada Kabinet Kerja jilid II.

Pengamat politik, Sebastian Salang mengakan, blueprint itu sebagai petunjuk bagi partai politik koalisi pendukung Jokowi-Maruf dalam menyiapkan nama calon menteri.

"Karena presiden punya hak prerogratif, (jangan sampai) kayak membeli kucing dalam karung," ujar Sebastian dalam jumpa pers di kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Bilangan Matraman, Kamis (11/7).


Bukan untuk partai politik saja, blueprint tersebut juga bisa diapakai oleh kalangan profesional yang berpotensi menjadi menteri.

Pasalnya, jelas Sebastian, kandidat menteri harus betul-betul paham dengan jalan pemikiran presiden. Utamanya, untuk mensukseskan apa yang menjadi visi dan misi besar Kepala Negara.

"Menteri harus satu visi dengan pemerintah, jangan sampai dia gagap usai menanggapi visi besar dari presiden," ungkapnya.

Pada akhirnya, Formappi berharap para menteri yang akan membantu Presiden nanti merupakan orang-orang yang mumpuni.

"Harus profesional di bidangnya, harus berpotensi, integritas dan ketegasan membuat kebijakan," demikian Sebastian Salang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya