Berita

Sunardi Panjaitan/Net

Nusantara

Budayawan Dorong Sunardi Panjaitan Maju Di Pilkada Sibolga

RABU, 10 JULI 2019 | 23:49 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kota Sibolga akan menjadi salah satu dari 270 daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020. Saat ini, sejumlah nama sudah digadang-gadang akan maju sebagai calon kepala daerah di Sibolga.

Salah satu nama yang didorong untuk sebagai calon walikota Sibolga adalah Sunardi Panjaitan.

“Sunardi Panjaitan ini adalah aktivis-jurnalis. Dia lama berkecimpung di dunia aktivis kemahasiswaan dan kepemudaan lalu melanjutkan karirnya sebagai jurnalis. Kini sudah menjadi salah satu pemimpin media online nasional di Jakarta,” ujar budayawan Kota Sibolga, Syafriwal Marbun, Rabu (10/7).


Menurut Syafriwal, dengan posisinya sebagai jurnalis, Sunardi Panjaitan sudah memberikan kontribusi langsung terhadap Kota Sibolga terutama dalam mempromosikan Sibolga lewat media yang dipimpinnya.

Syafriwal Marbun mengatakan, Sibolga adalah kota dengan sejarah yang cukup panjang. Namun, di usianya yang ke-319 tahun, Kota Sibolga masih tertinggal dibandingkan kota-kota lain di Sumatera Utara maupun di Indonesia. Oleh karena, dibutuhkan pemimpin yang mampu mendorong percepatan pembangunan Kota Sibolga menjadi kota yang maju, modern, tertib, bersih dan ramah.

“Dia merupakan figur muda berkualitas dan berintegritas, pekerja keras dan yang pasti memiliki visi untuk membuat Kota Sibolga ini menjadi kota yang maju dan modern,” terangnya.

Menurut Syafriwal, ada sejumlah alasan mengapa dirinya mendorong agar Sunardi Panjaitan maju sebagai calon Walikota Sibolga. Pertama, Sibolga butuh pemimpin yang progregrif, reformis, pekerja keras dan berintegritas untuk menyelesaikan seluruh tantangan pembangunan yang ada di Sibolga.

“Integritas dan pekerja keras. Dua aspek ini penting dimiliki untuk jabatan politik seperti Walikota,” tambahnya.

Alasan kedua, menurut Syafriwal adalah memiliki visi tentang masa depan Sibolga lima sampai sepuluh tahun ke depan. Menurutnya, Sibolga memiliki segudang persoalan mulai dari persoalan infrastruktur, tata kota, banjir dan longsor hingga perekonomian.

Atas alasan itu, Sibolga memerlukan sosok pemimpin yang punya visi yang membumi dan terkonsep dengan jelas. Bukan sekadar pemimpin dengan modal uang yang banyak tapi tidak tahu mau melakukan apa.

“Saya menilai Sunardi memiliki pemikiran-pemikiran yang progresif dan inovatif untuk pengembangan Sibolga ke depan. Pemikiran itu lahir dari riset yang dilakukannya tentang persoalan yang ada di Kota Sibolga dan dikombinasikan dengan pengamatannya ke berbagai kota di Indonesia dengan tipikal yang sama dengan Kota Sibolga,” lanjutnya.

Syafriwal melanjutkan, sebagai Kota Ikan, Sibolga tidak cukup hanya mengandalkan produk ikan mentah sebagai produk utama Kota Sibolga. Perlu didorong industrialisasi perikanan sehingga banyak turunan produk ikan di Kota Sibolga, tidak hanya ikan mentah dan ikan asin.

“Inilah yang akan didorong oleh Sunardi Panjaitan. Bagaiamana tercipta sentra-sentra industri perikanan baru berbasis UMKM. Sehingga tercipta banyak lapangan kerja. Dan produk ikan kita, kita hanya sekedar ikan mentan dan ikan asin,” tambahnya.

Hal terakhir yang menurutnya cukup penting menjadi pertimbangan adalah, kehadiran politisi muda seperti Sunardi Panjaitan akan menjadi semangat dan gairah baru dalam perpolitikan Kota Sibolga. Terlebih saat ini, kepemimpinan kaum muda berkualitas sedang didorong di Indonesia dan munculnya banyak kepala daerah reformis dan berprestasi dari kalangan anak-anak muda.

“Jabatan politik kini bukan lagi milik anak orang kaya atau mereka mereka berasal dari keluarga tertentu. Kita juga perlu menghadirkan pemimpin muda yang berkualitas, karena tantangan 5-10 tahun ke depan akan sangat dinamis,” tandasnya.

Sunardi Panjaitan sendiri merupakan putra daerah Tapanuli Tengah yang kini menetap di Jakarta. Selain berkarir sebagai jurnalis, dirinya juga tercatat sebagai pengurus diberbagai organisasi seperti PB HMI, DPP Gabema Sibolga Tapteng serta DPP Ikatan Wartawan Online (IWO).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya