Berita

Dutabesar Inggris untuk Amerika Serikat, Sir Kim Darroch/Net

Global

Kebocoran Memo Rahasia Tuai Polemik, Dubes Inggris Untuk AS Mundur

RABU, 10 JULI 2019 | 23:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dutabesar Inggris untuk Amerika Serikat, Sir Kim Darroch memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (10/7).

Pengunduran dirinya dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjulukinya "bodoh" dan "aneh", pasca kebocoran memo rahasia di mana Darroch mencap pemerintahan Trump tidak kompeten.

"Sejak bocornya dokumen resmi dari kedutaan ini, ada banyak spekulasi seputar posisi saya dan lamanya masa jabatan saya sebagai duta besar," kata Sir Kim Darroch dalam surat pengunduran dirinya.


"Saya ingin mengakhiri spekulasi itu. Situasi saat ini membuat saya tidak mungkin untuk menjalankan peran saya seperti yang saya inginkan," tambahnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Pasca pengunduran dirinya diumumkan, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan kepada parlemen bahwa dia telah berbicara dengan Darroch, yang dijadwalkan untuk resmi meninggalkan jabatannya pada akhir tahun ini.

"Saya telah mengatakan kepadanya bahwa ini adalah masalah penyesalan besar bahwa dia merasa perlu untuk meninggalkan posisinya sebagai duta besar di Washington," katanya.

Memo rahasia yang bocor itu pertama kali dipublikasi di surat kabar Mail on Sunday akhir pekan kemarin. Memo yang bocor itu menciptakan badai politik di London.

Salah satu dari isi memo itu menyebut, pemerintahan Trump unik disfungsional. Memo lain menyebut bahwa pemerintahan Trump tidak kompeten dan tidak aman.

Menanggapi hal itu, dalam serangkaian cuitan di Twitter, Trump menyerang Darroch dan juga pada May. Dia mengatakan bahwa May telah menciptakan kekacauan atas penarikan Inggris dari Uni Eropa.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya