Berita

Istana Negara/Net

Politik

Ada Yang Mau Demo Menko Maritim

RABU, 10 JULI 2019 | 22:30 WIB | LAPORAN:

Kelompok yang menamakan diri Brigade Gerakan Pemuda Islam (BGPI) berencana menggelar demonstrasi di  Kantor PT Toba Bara Sejahtera, Kantor Menko Kemaritiman, dan Istana Negara.

Dalam undangan aksi yang disebarkan kelompok itu disebutkan, rencana aksi didorong ketidakadilan dalam dalam proses ganti rugi lahan warga di Gorontalo Utara yang terkena proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2 x 50 megawatt (MW) yang dikelola  PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP).

GLP disebutkan sebagai anak perusahaan PT Toba Bara Sejahtera Tbk. milik Menko Luhut Binsar Pandjaitan.


Selain urusan ganti rugi tanah yang tidak adil, kelompok ini juga menilai proyek itu malah menguntungkan tenaga kerja asing, dalam hal ini dari Republik Rakyat China.

“Semestinya, pembangunan mega proyek tersebut membawa manfaat dan kemaslahatan untuk masyarakat Gorontalo Utara dan Bangsa Indonesia. Bukan malah menjadi penjajah baru dengan memasukan TKA China untuk menggantikan tenaga kerja pribumi,” tulis undangan itu.

Aksi besok akan dipimpin oleh Rahmat Himran sebagai Jenderal Lapangan dan M. Sifran sebagai Kordinator Lapangan.

“Untuk itu, kami dari Brigade Gerakan Pemuda Islam siap untuk berjihad dan mengawal rakyat Gorontalo Utara yang hak-haknya terdzalimi oleh PT GLP dan PT Toba,” tulis undangan itu lagi.

Pada bagian akhir disebutkan aksi akan dimulai dari Markas Brigade Gerakan Pemuda Islam di Jalan Menteng Raya No. 58, Jakarta Pusat, Pukul 10.00 WIB.

Tidak disebutkan di dalam undangan itu apakah rencana aksi ini sudah mendapatkan izin dari Kepolisian.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya