Berita

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Menebak Isi Hati Prabowo, Ikut Jokowi Atau Benaran Jadi Oposisi

RABU, 10 JULI 2019 | 15:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Nama Prabowo Subianto masih menjadi topik hangat untuk dibicarakan sekalipun Pemilihan Presiden (Pilpres) di mana dia maju bersama Sandiaga Uno maju sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden telah usai.

Bukan lagi soal kekalahan Prabowo dari petahana Joko Widodo. Melainkan tentang bagaimana sikap politik Prabowo setelah kalah dalam pilpres.

Pilihan bagi Prabowo ada dua, tetap menjadi oposisi atau bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Maruf.


Walaupun, pilihan menjadi oposisi lebih banyak mendapat dukungan dari kalangan pendukungnya di Pilpres lalu.

Bergabung dengan pemerintahan bukanlah hal mustahil. Prabowo membawa kapal besar Partai Gerindra sebagai pemenang ketiga Pemilu dengan perolehan 78 kursi di DPR RI atau setara 13,6 persen suara pemilih nasional.

Pintu Prabowo untuk bergabung pun dibuka lebar oleh Presiden Jokowi. Dalam sambutannya saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mentapkan hasil Pilpres, Jokowi tegas menyatakan akan mengajak Prabowo-Sandi bersama-sama membangun Indonesia.

Jika benar bergabung, tentu Prabowo dan Partai Gerindra akan mendapat keuntungan politik. Salah satunya, tentu jabatan kursi menteri atau bahkan dimasukkan dalam paket calon pimpinan MPR RI.

Hanya saja, realisasi bagi Prabowo dan Partai Gerindra untuk bergabung tidak akan mulus. Ganjalan-ganjalan muncul dari lingkaran dekat Prabowo sendiri.

Bahkan, kalangan emak-emak militan yang dikenal sebagai loyalis Prabowo-Sandi yang menggelar aksi di kediaman Prabowo. Mereka tegas menyatakan tidak akan ikhlas jika Prabowo bergabung dengan pemerintah.

Belum lagi perbedaan cara pandang diantara Prabowo dan Sandiaga itu sendiri. Keduanya, memiliki cara pandang berbeda terhadap hasil Pilpres.

Sandiaga telah menyatakan menerima hasil Pilpres dan mengucapkan selamat bekerja kepada Jokowi sebagai presiden. Hal demikian tidak dilakukan oleh Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu hanya menyatakan menghormati keputusan Mahakamah Konstitusi saat menolak gugatan sengketa Pemilu dengan menyatakan pemenangnya adalah Jokowi-Maruf.

Sementara itu, kalangan politisi pun masih ragu-ragu menjawab soal arah politik Prabowo dan Partai Gerindra. Tidak sedikit yang menyebut sebaiknya Prabowo dan Partai Gerindra tetap di luar pemerintahan.

Mereka menggunakan dalih bahwa pemerintah harus tetap dikontrol oleh kekuatan di luar. Sesekali harus ada mengingatkan. Tugas itu hanya bisa dilakukan oleh kelompok oposisi yang memang memiliki kekuatan politik.

Sampai saat ini, sejak KPU menetapkan hasil Pilpres 2019, Prabowo belum memberikan pernyataan apapun. Mungkin, dia sedang menimbang akan bergabung dengan pemerintah atau tetap menjadi posisi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya