Berita

Ketua Umum Jakmania Ferry Indrasjarief/Media Persija

Olahraga

Liga 1 2019

Persija vs Persib, Ketua Jakmania Imbau Anggotanya Tak Lakukan Sweeping

RABU, 10 JULI 2019 | 11:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bukan sekali dua kali jatuh korban suporter dalam pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Kondisi ini membuat pihak-pihak terkait melarang suporter untuk mendukung tim mereka saat melakukan away.

Nah, untuk laga Rabu (10/7) sore ini, suporter Persib lah yang mendapat larangan pergi untuk menonton pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Larangan ini secara resmi dikirim oleh PT LIB selaku operator maupun Kepolisian kepada Persib maupun Bobotoh.

Dari pihak Jakmania, sebutan suporter Persija, pun diharapkan ikut mendukung upaya dan kerja keras manajemen tim dalam memberikan suasana pertandingan yang kondusif. Salah satu caranya adalah tidak melakukan razia dan sweeping.


Imbauan ini diucapkan langsung oleh Ketua Umum Jakmania, Ferry Indrasjarief. Dia meminta seluruh anggota Jakmania untuk fokus menonton pertandingan dan memberikan dukungan positif bagi Macan Kemayoran.

"Nah itu makanya saya berharap kepercayaan yang diberikan oleh pihak kepolisian, pihak GBK juga, dan perjuangan dari manajemen itu harus dihargai oleh teman-teman Jakmania,” sebut Ferry, dilansir laman resmi klub.

Menurut pria yang karib disapa Bung Ferry ini, razia atau sweeping bukan karakter Jakmania. Dia berharap para Jakmania tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang bermunculan di media sosial.

“Bagaimana cara menghargainya? Ya harus bisa menjalani pertandingan ini dengan tertib. Jadi hilangkanlah hal-hal yang sifatnya bisa memancing kerusuhan, memancing panas. Tidak usah terpancing juga dengan akun-akun yang nggak jelas gitu ya,” imbuhnya.

Bung Ferry mengingatkan bahwa aksi anarkis dan kekerasan yang dilakukan suporter akan berimbas buruk terhadap Persija. Dia pun meminta agar seluruh Jakmania bisa mematuhi aturan dan menonton dengan tertib.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya