Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Bersiap Gelar Pilkada, KPU Kota Binjai Butuh Rp 17 Miliar

SELASA, 09 JULI 2019 | 11:46 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai mengajukan rancangan anggaran sebesar Rp 17 miliar untuk penyelenggaraan Pemilihaan Walikota Binjai tahun depan.

“Draf  rancangan anggaran tersebut sudah kami serahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Binjai untuk dianggarkan dalam APBD Kota Binjai,” terang Komisioner KPU Binjai Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Robby Effendi Hutagalung seperti dilansir Kantor Berita RMOL Sumut, Selasa (9/7).

Robby mengatakan, masih ada kemungkinan rancangan anggaran tersebut  mendapatkan perbaikan dari Pemkot. Pihaknya masih menunggu respon lebih lanjut dari pemkot.


“Masih ada kemungkinan perbaikan. Namun yang kami ajukan besarannya Rp 17 miliar," katanya.

Ditambahkan Robby, rancangan anggaran tersebut disusun KPU Binjai dengan mengacu pada surat keputusan KPU RI Nomor 80 dan Nomor 81 tahun 2017 tentang petunjuk teknis penyusunan anggaran dalam rangka kebutuhan barang/jasa dan honorarium pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau walikota dan wakil walikota.

“Kami tidak memecahnya apakah sebagian dimasukkan dalam PAPBD 2019 maupun masuk dalam APBD 2020. Kami satukan saja, tinggal nanti Pemko Binjai yang menentukan apakah jumlah tersebut akan dimasukkan dalam dua item penganggaran atau bagaimana," ujarnya.
Dibandingkan Pilkada Walikota Binjai tahun 2015 lalu, kenaikan anggaran yang diajukan hanya sekitar Rp 2 miliar. Tidak adanya peningkatan signifikan, menurut Robby, karena perbedaan harga kebutuhan yang tidak jauh berbeda.

“Pilkada ini hanya meliputi 5 kecamatan, dana yang paling besar tetap pada honor penyelenggara ditingkat PPK dan PPS," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya