Berita

Konsolidasi Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu/Net

Politik

Alumni SMA Jakarta Bersatu Ingin Sendi-Sendi Ideologi Kuat

SELASA, 09 JULI 2019 | 02:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu siap mengawal roda pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. Penegasan itu sebagaimana tertuang dalam Konsolidasi Pasca Pilpres yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Senin (8/7).

Konsolidasi digelar untuk mempersatukan kembali semangat para relawan. Sebab, tugas relawan belum selesai sebatas memenangkan pasangan 01 di Pilpres 2019. Melainkan juga bertanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan.

Ketua Relawan Alumni SMA Jakarta Bersatu, Nanda Abraham menegaskan bahwa pihaknya akan mengkhususkan pengawalan pada masalah ideologi.


Dalam hal ini, relawan akan membantu memastikan tidak ada gerakan-gerakan radikalisme agama dan penganut paham selain Pancasila.

“Jadi tentang bagaimana kita menguatkan sendi-sendi ideologi kita, bagaimana kita tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita ingin Indonesia tetap aman, tidak ada teroris," tegasnya.

Tidak hanya itu, Alumni SMA Jakarta Bersatu juga akan mengawal pembangunan yang dilakukan selama Jokowi-Maruf menjabat.

Caranya, dengan menyodorkan nama-nama calon menteri yang memiliki kriteria khusus. Di antaranya, menteri yang bersangkutan harus bisa menyempurnakan tugas-tugas pemerintahan secara cepat dan lugas.

“Menteri harus jujur, tidak pernah korupsi. Program apapun yang dibuat harus merujuk kepada filosofi dasar. Tujuannya untuk Indonesia itu adil, makmur, dan maju," jelasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya