Berita

Tulisan "Terima Kasih Jokowi" di Pesawat Garuda/Net

Politik

Saran Dahnil, Presiden Pecat Inisiator “Terima Kasih Jokowi” Di Garuda

SELASA, 09 JULI 2019 | 01:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pesawat Garuda Indonesia yang membawa para jamaah calon haji sempat membuat heboh masyarakat. Pasalnya, ada tulisan “Terima Kasih Pak Jokowi, Doakan Kami Menjadi Haji Yang Mabrur” di badan pesawat plat merah tersebut.

Mantan Koordinator Jurubicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak angkat suara atas tulisan tersebut.

Dia menilai tulisan itu merupakan bagian dari upaya menjilat Presiden Joko Widodo. Hal ini lantaran Garuda tengah dililit skandal laporan keuangan.


“Di tengah skandal laporan keuangan yang bermasalah masih bisa menunjukkan laku menjilat teramat sangat, yang justru mempermalukan presiden,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (8/7).

Atas alasan itu, mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu mendorong Jokowi untuk memecat inisiator tulisan tersebut.

“Saran saya Pak Jokowi pecat saja direksi Garuda Indonesia yang menginisiasi tulisan pesan tersebut,” tegasnya.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia menerangkan bahwa tulisan itu tertera di badan pesawat sebagai ucapan terima kasih kepada Jokowi atas penambahan kuota jamaah haji.

"Ucapan terima kasih di badan pesawat dibuat untuk kepentingan hari pelepasan saja, setelah itu badan pesawat dibersihkan kembali," tegasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya