Berita

Yandri Susanto/RMOL

Politik

PAN: Komentar Moeldoko Tidak Menyejukkan

SENIN, 08 JULI 2019 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko dinilai seolah membuka luka lama dengan pernyataannya baru-baru ini.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan, rekonsiliasi antara kubu Joko Widodo dengan Prabowo Subianto sudah tak menjadi prioritas karena situasi masyarakat kini kondusif. Alasan dia, masih banyak masalah Indonesia yang perlu ditangani selain rekonsiliasi.

Menanggapi pernyataan Moeldoko tersebut, Ketua DPP PAN, Yandri Susanto merasa heran.


"Saya juga kaget, itu (rekonsiliasi) seolah-olah tidak perlu," ujar Yandri di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

Menurut Yandri, Moeldoko harus bisa memahami kapasitas dirinya ketika berbicara seperti itu. Pasalnya, dia merupakan orang terdekat dengan Presiden Joko Widodo.

Sementara, Jokowi sendiri yang secara terbuka mengajak Prabowo-Sandi bersama-sama  untuk membangun Indonesia sebagai negara yang maju, adil, dan makmur.

"Dalam situasi saat ini memang komentar-komentar yang dikeluarkan oleh pihak Istana seharusnya memang yang menyejukkan ya, apalagi itu dari Kepala Staf Kepresidenan," jelasnya.

Jika akhirnya tidak terjadi pertemuan antara Jokowi-Prabowo, lanjut Yandri, bukan berarti Moeldoko boleh melontarkan komentar sinis.  

"Kalaupun tidak ada pertemuan, tetaplah berkomentar yang positif dari pihak istana," imbuh anggota Komisi III DPR ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya