Berita

Dwikorita Karnawati/Net

Nusantara

BMKG: Pencabutan Peringatan Potensi Tsunami Sudah Sesuai SOP

SENIN, 08 JULI 2019 | 01:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gempa berkekuatan 7,0 skala richter (SR) yang mengguncang wilayah laut Provinsi Maluku Utara sempat menimbulkan peringatan potensi tsunami.

Pasca gempa yang terjadi pada Minggu (7/7) pukul 22.08 WIB itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan potensi tsunami dengan level waspada untuk wilayah Minahasa Selatan dan Minahasa Utara bagian selatan, Sulawesi Utara.

Setelah dua jam berselang tepat pada Senin (8/7) pukul 00.09 WIB, BMKG mencabut peringatan tersebut.


Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memastikan bahwa pencabutan tersebut sudah sesuai dengan standar opersional prosedur (SOP).

Dia menjelaskan bahwa pencabutan peringatan potensi tsunami dicabut setelah pihaknya melakukan observasi. Salah satunya dengan memantau perubahan muka air laut di enam stasiun pemantauan, yaitu Bitung, Tobelo, Ternate, Taliabu, Jailolo, dan Xanana.
 
Setelah dipantau selama dua jam, terpantau tidak ada anomali muka air laut sehingga peringatan tsunami dicabut.

“Sesuai dengan SOP kami harus kurang lebih 2 jam. Ini untuk meyakinkan bahwa benar-benar tidak terjadi anomali perubahan muka air laut yang mengindikasikan tsunami setelah gempa,” terangnya dalam jumpa pers di kantornya sesaat lalu.

Atas alasan itu, kepada masyarakat yang mendapat peringatan tsunami, Dwikorita mempersilakan untuk kembali ke rumah masing-masing. Namun demikian, masyarakat tetao diimbau untuk tetap waspada dengan gempa susulan.

“Jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” tegasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya