Berita

Jaya Suprana/Dok

Jaya Suprana

Bohongologi Sang Jenderal

KAMIS, 04 JULI 2019 | 08:49 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM tidak membenarkan hoax alias berita hohong, saya selalu sependapat dengan seorang sahabat merangkap mahaguru militer saya yang kebetulan jenderal purnawirawan (mohon dimaafkan tidak saya sebut namanya demi menghindari dampak tak diinginkan).

Namun, saya sempat sengit berdebat melawan sang jenderal akibat perbedaan pendapat tentang gejala kebohongan yang pada kenyataan memang makin ganas merajalela di persada Nusantara jaman now alias zaman edan atau entah zaman apa ini. 

Kisah Nyata



Secara maju tak gentar rawe-rawe-rantas-malang-malang-putung membabibutatuli tanpa kompromi, saya tidak sudi membenarkan kebohongan dengan alasan apa pun! Sebal menghadapi arogansi radikal plus dogmatis saya anti kebohongan, maka sahabat saya yang jenderal itu alih-alih mendukung malah tegas membantah keyakinan saya bahwa kebohongan niscaya harus berdampak buruk!

Beliau yakin kebohongan bisa berdampak positif bahkan konstruktif asalkan digunakan secara bijak empan papan alias kontekstual pada sasaran, waktu dan tempat yang tepat dan benar.

Beliau menganggap saya terlalu main gebyah-uyah! Akibat saya tetap bersikeras bahwa kebohongan pasti tidak-bisa-tidak apa-boleh-buat hukumnya wajib harus buruk maka sang jenderal terpaksa mengajukan sebuah bukti empiris demi secara subyektif membenarkan kebenaran pendapat dirinya melalui sebuah kisah nyata berdasar pengalaman dirinya sendiri.

Terbiasa


Diawali permohonan maaf, sang jenderal berkisah suatu kisah nyata yang kini agar tidak keliru tafsir saya copas sebagai berikut “Semua karena saya terbiasa berbohong kepada istri, karena kalau saya jujur mengatakan dia (istriku) terlihat semakin menua, dia marah. Tetapi ketika saya terpaksa bohong dengan mengatakan: ”Semakin tua kamu koq semakin terlihat muda”, wuiih ..... hatinya berbunga-bunga lalu saya dimasakkan makan malam dengan menu kesukaan saya“.

Menyerah Kalah

Saya tidak bohong namun terpaksa saya akui  bahwa setelah mendengar kisah nyata sang jenderal yang ternyata secara sadar atau tidak sadar sudah sangat mendalami relang-relung bohongologi itu, terbukti saya yang tidak pernah sudi kalah debat sepanjang hidup ini, langsung menyerah kalah.  

Spontan saya terdiam setriliun bahasa karena memang benar-benar tidak berdaya membantah kebenaran kisah sang jenderal bahwa ternyata bohong memang bisa berdampak positif dan konstruktif bagi perdamaian umat manusia di planet bumi nan indah permai ini.

Penulis adalah penggagas Kelirumologi, Humorologi, Alasanologi, Malumologi, Bingungologi,  Andaikatalogi dan kini Bohongologi

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya