Berita

Foto: Net

Nusantara

Kapendam 17 Cenderawasih: Pencarian Heli MI-17 Fokus Distrik Okbibab Juga Masih Nihil

RABU, 03 JULI 2019 | 16:24 WIB | LAPORAN:

Pencarian helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 masih dilanjutkan memasuki hari kelima ini.

Heli yang membawa 12 penumpang terdiri dari tujuh orang kru dan lima peronel Satga Yonif 725/Woroagi itu hilang kontak pada Jumat (28/6) pukul 11.49 WIB, lima menit setelah terbang dari Bandara Oksibil, Papua.

Heli tersebut seharusnya mendarat di Sentani pukul 13.11 WIT pada hari yang sama.


"Pagi tadi kita mengerahkan dua heli jenis Bell 412 milik TNI AD fokus di Okbibab sesuai dengan pengolahan data keterangan yang kita himpun baik dari masyarakat maupun data satelit geospatial intelligence (Geoint)," ujar Kepala Penerangan Kodam 17 Cenderawasih, Letkol Inf Aidi kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (3/7).

Selain itu juga dilibatkan satu unit pesawat CN 235 TNI AU sifatnya supporting flight bahan bakar avtur dan tim pencari. Kemudian satu unit heli bell 206 (PK IWD) dari penerbangan sipil.

Lebih lanjut Aidi menyebutkan, setidaknya ada dua kendala yang dihadapi tim pencari heli MI-17. Pertama, dari faktor cuaca.

"Tadi pagi sejak kemarin di Jayapura sendiri hujan deras, di Sentani juga gerimis, kemudian di Oksibil berkabut," jelasnya.

Tetapi arah penerbangan yang dituju terlihat terang. Hanya memang belum ada laporan setelah tadi dilakukan penyisiran. Kendala lainnya menurut Aidi, luas area yang menjadi rute heli M1 17 sebelum hilang kontak.

"Awalnya kan pesawat itu dari Oksibil ke Sentani, kemudian dinyatakan lost contact. Itu jarak dari situ kalau dibandingkan dengan di Pulau Jawa itu seperti Jakarta ke Semarang," kata Aidi memberi perumpamaan.

Bedanya, jelas dia, penerbangan Jakarta ke Semarang padat pemukiman sehingga jika terjadi sesuatu dengan mudah memperoleh informasi dari masyarakat. Sementara Oksibil-Sentani itu hutan belantara.

"Jadi sangat minim pemukiman penduduk dan sebagian besar hutan itu belum terjamah," imbuhnya.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat hingga kini masih sangat minim, bahkan belum ada yang mengarah spesifik mengenai kedudukan heli dengan nomor registrasi HA-5138 itu

"Contohnya keterangan masyarakat, mengatakan pada saat kejadian, mendengar heli terbang tapi tidak melihat heli tersebut karena tertutup awan. Kalau hanya suara belum tentu juga itu dari heli yang kita cari," paparnya.

Informasi spesifik lain yang dibutuhkan dalam pencarian seperti ledakan atau asap juga belum diperoleh.

"Tapi kami masih tetap optimis untuk terus melakukan pencarian dan kami belum menentukan batas waktu kapan, target kami terus mencari sampai ketemu," tegasnya.

Adapun nama-nama awak helikopter tersebut, yaitu Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo, dan Pratu Aharul.

Sedangkan penumpang yang merupakan anggota Yonif 725/WRG, yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya