Berita

AKBP Sumardji/Net

Olahraga

Ingin Bikin SIM Gratis? Jadilah Suporter Bhayangkara FC

RABU, 03 JULI 2019 | 14:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski mampu menjadi tim elite di ajang Liga 1, Bhayangkara FC justru menjadi klub dengan jumlah suporter yang terbilang minim. Bisa dilihat di stadion ketika Bhayangkara FC melakukan laga kandang.

Bahkan, suporter yang punya sebutan Bharamania ini sebagian besar didominasi keluarga Kepolisian. Ditambah keluarga atau kerabat para pemain Bhayangkara FC.

Karena itu, manajemen Bhayangkara pun melakukan sebuah langkah penting untuk menggaet para suporter baru. Caranya, menawarkan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara gratis.


"Ya itu benar. Silakan saja buat suporter yang mau datang dan mendukung Bhayangkara FC. Akan tetapi, tetap harus sesuai prosedur ya," kata manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji kepada wartawan, Selasa (2/7).

Diharapkan, dengan iming-iming pembuatan SIM secara gratis akan ada banyak suporter baru yang bisa digaet. Namun, tentu saja harus dibuktikan dulu dukungan mereka bagi Bhayangkara FC.

Bhayangkara FC saat ini masih berada di papan atas Liga 1 2019. Indra Kahfi dan kawan-kawan akan menjamu PS Tira Persikabo pada lanjutan Liga 1 2019. Karena sama-sama memiliki basis suporter yang kecil, Bhayangkara FC pun memilih menggunakan Stadion Madya untuk menjamu Tira Persikabo.

Sebelumnya, Bhayangkara FC akan menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi untuk menjamu Tira Persikabo. Namun, karena jadwalnya mepet dengan Persija yang menggunakan stadion yang sama, membuat Bhayangkara FC alihkan venue ke Stadion Madya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya