Berita

Ursula van der Leyen/Net

Global

Menhan Jerman Diusulkan Jadi Wanita Pertama Yang Pimpin Uni Eropa

RABU, 03 JULI 2019 | 07:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para pemimpin Uni Eropa mengajukan nominasi sejumlah tokoh untuk mengisi lima jabatan utama di blok tersebut. Kelima jabatan top itu adalah Ketua Komisi Eropa, Kepala Bank Sentral Eropa, Presiden Dewan Eropa, Kepala Kebijakan Luar Negeri Eropa dan Ketua Parlemen Eropa.

Setelah perdebatan yang alot, dinominasikan nama untuk mengisi jabatan top di Uni Eropa itu, yakni Menteri Pertahanan Jerman, Ursula van der Leyen sebagai calon Ketua Komisi Eropa.

Dia menjadi wanita pertama yang diusulkan sebagai ketua Komisi Eropa.


Sementara itu, Kepala IMF Christine Lagarde juga telah dinominasikan sebagai wanita pertama yang mengepalai Bank Sentral Eropa (ECB).

Sedangkan Perdana Menteri liberal Belgia Charles Michel dicalonkan untuk menggantikan Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk sementara Josep Borrell dari Spanyol diusulkan sebagai kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa.

Kemudian, peran kunci kelima yakni jabatan presiden Parlemen Eropa masih belum ada nama yang ditempatkan. Pemilihan nominasibakan dilakukan hari ini (Rabu, 4/7).

"Kami telah menyetujui seluruh paket sebelum sesi pertama Parlemen Eropa," kata Tusk seperti dimuat BBC.

Dia mengatakan Jerman telah abstain atas pencalonan Von der Leyen atas masalah koalisi. Tetapi Kanselir Angela Merkel sendiri telah mendukungnya.

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pencalonan itu adalah buah dari perpaduan Perancis-Jerman yang dalam.

"Von der Leyen adalah kandidat yang sangat baik dan pilihan yang sangat baik untuk mengepalai Komisi Eropa," jelasnya seperti dimuat BBC.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya