Berita

Mateo Kovacic/Chelsea FC

Olahraga

Manfaatkan Celah Sanksi Transfer, Chelsea Sukses Permanenkan Kovacic

SELASA, 02 JULI 2019 | 16:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Chelsea secara resmi mengumumkan rekrutan pertama mereka pada bursa transfer musim panas ini, (1/7). Mateo Kovacic resmi dipermanenkan statusnya oleh The Blues. Padahal, sejatinya Chelsea tengah menjalani sanksi larangan transfer dari FIFA.

Chelsea memang masih menjalani larangan transfer selama satu tahun atau hingga bursa transfer musim panas 2020 mendatang. FIFA memberikan hukuman karena Chelsea telah melanggar aturan dengan merekrut pemain di bawah umur.

Namun demikian, ternyata ada celah yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Chlesea untuk merekrut Mateo Kovacic. Karena pemain asal Kroasia itu sudah menjadi pemain pinjaman Chelsea sejak awal musim lalu.


Chelsea dan Real Madrid pun sudah sepakat bahwa The Blues akan merekrut Kovacic sebelum 30 Juni 2019 dengan nilai transfer 51 juta dolar AS (Rp 721 miliar). Kesepakatan ini sudah dibuat sejak awal kepergian Kovavic sebagai pinjaman Chelsea.

Sementara, sanksi larangan transfer terhadap Chelsea baru terimplementasi pada Februari 2019. Sehingga proses perubahan status Kovacic pun tidak melanggar aturan.

Kovacic sendiri langsung mendapat kontrak dengan durasi lima musim bersama The Blues. Gelandang 25 tahun ini mengaku senang bisa bergabung secara permanen di Stamford Bridge.

"Saya benar-benar menikmati masa pinjaman bersama Chelsea musim lalu. Saya merasa nyaman di klub, di Kota London, juga tampil di Premier League. Saya sangat bahagia bisa bergabung secara permanen," ucap Kovavic di laman resmi Chelsea.

"Kami telah meraih tahun yang sukses, meraih trofi Liga Europa. Saya berharap saya dapat memberi kontribusi besar di musim yang akan datang," pungkas dia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya