Berita

Persib vs Tira Persikabo/Persib

Olahraga

Bobotoh Lempar Botol, Persib Kena Denda Rp 70 Juta

SELASA, 02 JULI 2019 | 12:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ulah buruk suporter selalu memberi akibat negatif bagi klub yang didukung. Hal ini dialami Persib Bandung. Akibat ulah buruk oknum suporter di dalam stadion, Persib pun harus menanggung akibatnya. Maung Bandung mendapat sanksi berupa denda sebesar Rp 70 juta.

Sanksi pertama Persib di Liga 1 2019 ini didapat akibat adanya pelanggaran tingkah laku buruk suporter dalam laga melawan Tira Persikabo, 18 Juni lalu. Maung Bandung mendapat dua sanksi atas pelanggaran disiplin yang dilakukan oknum suporter mereka.

Komite Disiplin PSSI menghukum Persib melalui surat bernomor 020/L1/SK/KD-PSSI/VI/2019 tentang tingkah laku buruk suporter. Kemudian surat bernomor 021/L1/SK/KD-PSSI/VI/2019 tentang pelanggaran disiplin.


“Bahwa pada tanggal 18 Juni 2019 bertempat di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung telah berlangsung pertandingan Liga 1 2019 antara Persib Bandung vs Tira Persikabo, dimana suporter Persib Bandung terbukti melakukan pelemparan botol terhadap supporter Tira Persikabo dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," bunyi surat yang bertanda tangan Ketua Komite Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus, 28 Juni 2019, dilansir laman resmi klub.

Tak hanya itu, pihak panitia pelaksana pun dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya. "Panitia pelaksana pertandingan terbukti lalai dan gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter,” lanjutan surat Komdis PSSI.

Akibatnya, Persib pun harus membayar denda dengan total 70 juta rupiah. Rinciannya, Rp 50 juta sebagai denda tingkah buruk suporter dan Rp 20 juta untuk pelanggaran disiplin.

Seluruh denda tersebut harus dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah surat Komdis diterima manajemen Persib.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya