Berita

Repro/Net

Olahraga

Atlet Difabel Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di Tunisia

SENIN, 01 JULI 2019 | 22:44 WIB | LAPORAN:

Atlet Difabel Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa di penyelenggaraan World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2019 yang berlangsung 24 Juni-1 Juli 2019 di Rades Athletics Stadium, Tunis, Tunisia.

Sampai acara penutupan acara pada 30 Juni 2019, kontingen Indonesia berhasil mendapatkan 18 medali dengan rincian 5 emas, 11 perak dan 2 perunggu.

Dilansir dari laman media sosial KBRI Tunis, dalam perhelatan itu, atlet Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-6 pada penyelenggaraan World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2019 ini. Ajang ini diikuti oleh lebih dari 40 negara di dunia.


Kehadiran 22 orang delegasi Indonesia terdiri dari 14 Atlet, 7 pelatih dan asisten dan 1 Manager pada Pertandingan World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2019 di Rades Athletic Stadium, didukung penuh KBRI Tunis.

Dubes RI dan staf, wakil PPI dan masyarakat RI di Tunisia turut menonton secara langsung selama tiga hari pertandingan. WNI ikut memberikan semangat kepada para atlet Indonesia dengan meneriakkan yel-yel "Indonesia Juara" sepanjang pertandingan.

Komite Nasional Paralimpiade Tunisia memberikan kehormatan khusus kepada Dubes RI untuk Tunisia Ikrar Nusa Bhakti, untuk menyerahkan medali emas kepada para atlet Indonesia yang menerima medali emas antara lain atas nama Zainal Arifin pada nomor 100 M kursi roda.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Ikrar sangat mengapresiasi semangat dan daya juang para atlet Indonesia di tengah keterbatasan fisik.

Dia pun berharap event ini dapat melecut atlet difabel Indonesia untuk berprestasi lebih baik pada World Championship Para Athletics 2019 di Dubai dan 2020 Paralympics di Tokyo, Jepang.  

Pada penyelenggaraan World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2019, 14 peserta Indonesia diikutsertakan oleh Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (KPNI) untuk bertanding pada 20 nomor pertandingan dari jumlah 106 pertandingan yang diperebutkan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya