Berita

Angela Herliani Tanoesoedibjo/Net

Politik

KOMPOSISI MENTERI

Angela Tanoesoedibjo Didorong Jadi Menteri, Pengamat: Parpol Yang Tidak Lolos PT Hanya Dapat Jatah Dubes

SENIN, 01 JULI 2019 | 17:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengusulkan putri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Angela Herliani Tanoesoedibjo menjadi menteri di kabinet Joko Widodo-Maruf Amin.

Perindo bersama PSI, PBB dan Partai Hanura adalah empat partai politik pendukung Jokowi-Maruf pada Pemilu 2019 yang tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen.

Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, sah-sah saja parpol pengusung pemenang pilpres mengusulkan nama-nama calon menteri. Tapi, penentuannya tetap ada di tangan Jokowi.


"Menteri itu tergantung Presiden," ujar Ujang saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Senin (1/7).

Menurut Ujang, parpol yang tidak punya perwakilan di parlemen tetap dapat "bagian", tapi bukan kelas menteri melainkan duta besar atau direktur dan komisaris di BUMN.

"Biasanya, parpol yang tidak lolos parlemen hanya dapat jatah dubes atau direktur dan komisaris BUMN," tutupnya.

Nama Angela Tanoesoedibjo digadang-gadang sebagai salah seorang kandidat menteri setelah ada wacana Jokowi bakal mempertimbangkan mengangkat menteri dari kalangan milenial.

Sekjen Perindo Ahmad Rofiq mengatakan bahwa apabila pihaknya diminta mengirimkan nama untuk dijadikan menteri, maka Perindo akan mengajukan Angela Tanoesoedibjo. Menurutnya, Angela Tanoe merupakan sosok yang tepat dalam merepresentasikan keinginan Jokowi untuk memasukkan menteri dari kalangan muda dan berprestasi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya