Berita

Paus Fransiskus/Net

Global

Paus Fransiskus Puji Pertemuan Bersejarah Pemimpin AS-Korut Di Perbatasan Dua Korea

MINGGU, 30 JUNI 2019 | 23:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di perbatasan dua korea hari ini (Minggu, 30/6), mendapat pujian dari pemimpin gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus.

“Dalam beberapa jam terakhir ini, kita telah melihat di Korea contoh yang baik dari budaya perjumpaan," kata Paus Fransiskus setelah pembacaan Angelus pada hari Minggu (30/6).

Paus Fransiskus juga mengekspresikan optimisme akan masa depan perdamaian di Semenanjung Korea. Dia menaruh doa dan harapan besar agar hal tersebut daoat terealisasi.


"Agar gerakan yang begitu signifikan dapat menjadi langkah lebih lanjut di sepanjang jalan damai, tidak hanya di semenanjung (Korea) itu, tetapi untuk seluruh dunia," jelas Paus Fransiskus seperti dimuat Vatikan News.

Pertemuan Trump dan Kim di perbatasan hari ini menjadi sorotan dunia. Pertemuan itu terjadi di Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Setelah bertukar sapa dan berjabat tangan, Trump menyeberang sebentar ke Korea Utara. Dia mengukir sejarah dengan menjadi Presiden Amerika Serikat pertama yang melakukannya.

Kedua pemimpin kemudian melakukan pembicaraan selama satu jam di sebuah gedung yang dikenal sebagai "Freedom House," di sisi perbatasan Korea Selatan. Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, juga hadir untuk waktu yang singkat.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya