Berita

Foto: Repro

Dunia

Jokowi Kumpul Dengan Pemimpin Dunia, Masih Ada Kesan Canggung

MINGGU, 30 JUNI 2019 | 00:19 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dalam dua hari terakhir jagad maya diramaikan berbagai foto yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo bersama pemimpin-pemimpin negara anggota G20 di Osaka, Jepang.

Foto-foto itu umumnya berasal dari kalangan pemerintah, baik dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, maupun dari akun Twitter @jokowi milik Presiden Jokowi.

Foto pertama yang diunggah akun @jokowi adalah saat dirinya dan Ibu Iriana Jokowi tiba di Jepang. Sementara foto kedua memperlihatkan Jokowi bersama lima pemimpin negara lain, termasuk Presiden AS Donald Trump.


“Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbagai permen kepada yang lain,” tulis @jokowi pada bagian  keterangan foto itu diikuti emoticon tertawa.

Akun @jokowi juga mengunggah family photo KTT G20 Osaka dimana dirinya berdiri diapit Presiden Prancis Emannuel Macron dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Foto lain yang diunggah akun itu adalah foto Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi bersama Macron dan istrinya, Brigitte Trogneux Macron.  

Juga ada foto di saat Jokowi duduk diapit Macron dan Trump. Jokowi terlihat berbisik-bisik dengan Trump. Tidak dijelaskan apa yang dibicarakan mereka sambil berbisik-bisik. Apakah sesuatu yang yang penting, atau sekadar basa-basi.

Di luar dari apa yang dipublikasikan oleh akun @jokowi tentu ada juga foto atau potongan video lain yang memperlihatkan Jokowi di arena KTT G20.

Salah satunya adalah potongan video yang memperlihatkan Jokowi sedang berusaha menjelaskan sesuatu kepada Macron, namun Macron terlihat kesulitan memahami apa yang dimaksud Jokowi.  

Akhirnya Macron berpaling dan berbicara dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai dalam berbagai foto atau video yang menampakkan Jokowi bersama pemimpin dan tokoh dari negara-negara lain, masih ada kesan canggung dan tidak percaya diri.

“Gestur canggung seperti dicitrakan sikap tak percaya diri Presiden Jokowi harus diperbaiki demi nama baik dan harga diri bangsa,” ujar Hendri dalam perbincangan dengan redaksi.

Gestur canggung yang sering diperlihatkan Jokowi, sambungnya, seperti beberapa kali memperbaiki tempak duduk dan dasi. Atau tanpa ekspresi setelah ditinggal lawan bicara.

“Hal ini bisa diperbaiki bila Presiden lebih sering hadir di forum Internasional dan selalu membiasakan menggunakan bahasa Indonesia dan tidak memaksakan menggunakan bahasa Inggris,” sambung Hendri.

“Lagi pula penggunaan Bahasa Indonesia dianjurkan oleh undang-undang,” demikian Hendri.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya