Berita

Abdullah Hehamahua/RMOL

Politik

Abdullah Hehamahua: Ditangkap Hingga Ditembak Pun Saya Siap

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 17:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Koordinator Lapangan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Abdullah Hehamahua mengaku ikhlas jika ditangkap bahkan ditembak oleh aparat sekalipun.

Pernyataan Abdullah itu untuk mengingatkan agar peserta aksi yang mengawal sidang keputusan Mahkamah Konstitusi dapat membubarkan diri tepat pukul 17.00 sore.

“Kalau sudah magrib gelap, perusuh akan masuk kita tidak tahu. Dan yang korban adalah kita," ujar Abdullah dari atas mobil komando, di Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (27/6).


Kalau saya, Ustaz Asep, Sobri, ditangkap bahkan ditembak Insya Allah kami ikhlas. Tapi kami tidak mau Bapak Ibu datang dari Surabaya, Medan, Jatim dan Sulawesi Selatan jadi korban,” imbuhnya.

Menurut Abdullah, hasil sidang MK sudah terlihat meski putusan akhir belum dibacakan.

“Kita tahu hasilnya bahwa (tuntutan) 02 ditolak. Ini baru satu episode dari perjalanan panjang,” ujarnya.

Untuk itu, mantan penasihat KPK ini menyerukan agar massa berkumpul kembali melaksanakan shalat Jumat di Masjid Sunda Kelapa.

“Dari sana (masjid Sunda Kelapa) kita ke Komnas HAM, kita laporkan 600 KPPS dan 10 korban 21-22 Mei,” pungkasnya.

Pantauan Kantor Berita RMOL di lokasi, tepat pukul 17.00 WIB, massa aksi yang mengawal sidang di MK secara tertib bergerak untuk membubarkan diri. Mereka sambil berjalan seiring dengan mobil komando menuju ke arah bundaran Patung Kuda.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya