Berita

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan/RMOL

Nusantara

Peserta Aksi Kawal MK Keracunan, Polisi Belum Tahu

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 14:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polisi belum mengetahui informasi peserta aksi dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) untuk Keadilan keracunan makanan saat mengawal sidang keputusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Belum dapat info saya," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOL, Kamis (27/6).

Mantan Kapolres Metro Tangerang Kota itu juga mengaku belum mendapatkan informasi bahwa korban keracunan yang belum diketahui identitasnya itu telah meninggal.


Harry justru menanyakan korban meninggal karena apa.

"Belum dapat info, meninggal kenapa?" ujarnya.

Terkait adanya peserta aksi yang keracunan ini dikemukakan oleh koordinator aksi GNKR Abdulah Hehamahua. Dari atas mobil komando, mantan penasihat pimpinan KPK itu mengingatkan agar peserta aksi tidak sembarang menerima ataupun membeli makanan.

"Kemarin saya dapat informasi ada satu orang keracunan," kata Abdullah Hehamahua di depan ribuan aksi kawal MK di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya