Berita

Wahidin Halim/Net

Nusantara

Masyarakat Banten Sudah Cerdas, Apapun Putusan MK Tidak Masalah

SELASA, 25 JUNI 2019 | 04:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Putusan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) bakal diumumkan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada pekan ini. Berbagai imbauan disampaikan kepada masyarakat agar tidak melakukan kerusuhan dalam menyikapi pengumuman tersebut.

Namun Gubernur Banten Wahidin Halim enggan memberi imbauan tersebut kepada warganya. Dia beralasan masyarakat Banten sudah dewasa dalam menyikapi situasi politik saat ini.

"Masyarakat Banten nggak usah diimbau-imbau. Masyarakat sudah cerdas, saya yakin apapun keputusan MK masyarakat tidak masalah," katanya usai silaturahmi Ulama dan Umaro di Kantor MUI Banten, Senin (24/6).


Menurut WH, Banten sudah membuktikan selama proses tahapan Pemilu 2019 tidak terjadi apa-apa.

"Jadi tidak perlu diiimbau sudah sadar sendiri jangan dan dipanas-panasin," ujar Wahidin

Mantan walikota Tangerang itu menjelaskan, tujuan utama dalam pasca Pilpres adalah menguatkan rasa persatuan dan kesatuan umat dengan merajut kembali kebhinekaan.

"Saya kira, istilah 01 atau 02, dan lainnya sudah tidak ada. Kita sekarang 03 yaitu, menjaga persatuan Indonesia," katanya.

Masyarakat Banten, kata WH, adalah masyarakat yang beragama. Artinya orang beragama tidak akan berpikir untuk mencari musuh, sebab tidak ada alasan untuk intoleransi.

"Masyarakat tak perlu terpancing untuk menciptakan  kerusuhan sebab cinta damai adalah budaya kita terutama masyarakat Banten," ujarnya seperti dikutip RMOLBanten.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya