Berita

Pameran foto/Net

Dunia

Ubah Pemahaman Zona Demiliterisasi Melalui Pameran Foto

SELASA, 25 JUNI 2019 | 02:37 WIB | LAPORAN:

RMOL Dutabesar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang Beom membuka secara resmi Pameran Foto bertajuk “Korea's DMZ In Search for the Land of Peace and Life” karya fotografer Choi Byung Kwan di Ruang Temporer Museum Nasional, Senin (24/6) malam.

"Melalui pameran karya fotografi Choi Byung Kwan ini diharapkan dapat mengubah pemahaman masyarakat dunia terkait Zona Demiliterisasi yang selalu identik dengan peristiwa tragis dan sisi gelapnya," ujar Dubes Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga berharap dengan pameran foto ini masyarakat akan dapat memahami melalui realita yang sangat serius ini, dimana bunga-bunga liar, hewan, barang-barang berbahaya atau bahkan beberapa keindahan alam masih tumbuh di sana.


"Hal itu merupakan simbol dari ketahanan perdamaian dan rekonsiliasi. Meskipun, saat ini masih dalam situasi yang sulit. Saya rasa pameran ini akan membawa pesan perdamaian dan persatuan," ujarnya.

Sementara itu, fotografer Choi Byung Kwan menyampaikan harapan agar pameran menjadi batu pijakan agar DMZ dapat didaftarkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO, sehingga dapat membawa perdamaian abadi di semenanjung Korea.

Pameran foto yang berlangsung hingga tanggal 20 Juli ini mengabadikan suasana di Zona Demiliterisasi antara Korea Selatan dan Utara. Ini merupakan pameran pertama di Asia Tenggara setelah 44 kali dipamerkan di berbagai negara dan galeri tertentu, antara lain Markas Besar PBB, Museum Fotografi Tokyo, Museum Kota Hawaii, Galeri Shinsegae, Galeri Donga, dan lainnya.

Selain pameran karya foto DMZ, akan ada pula beberapa kegiatan lain berupa workshop tentang pertukaran budaya melalui bidang fotografi dengan komunitas fotografi Indonesia, seminar tentang keindahan wilayah DMZ dari segi pariwisata, dan berbagai kegiatan lainnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya