Berita

Menteri Pariwisata Arief Yahya/Net

Nusantara

Menteri Pariwisata: Pembangunan Banyuwangi On The Track

SENIN, 24 JUNI 2019 | 23:29 WIB | LAPORAN:

Keputusan Banyuwangi menjadikan pariwisata sebagai leading sector, dinilai sudah sangat tepat. Sebab, Banyuwangi memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Begitu juga dengan potensi budaya.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menghadiri Gebyar Seni Budaya Banyuwangi dan Halal Bihalal Ikawangi Pusat Jakarta 2019. Kegiatan ini diselenggarakan di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Senin (24/6).

Sejumlah artis beken kelahiran Banyuwangi tampil dalam acara tersebut. Mereka adalah Fitri Carlina, Ninik Carlina, Danang KDI, Yenny Farida dan Sumiati Kendang kempul Legendaris, serta Nova.


Menurut Menpar Arief Yahya, Banyuwangi sudah pada track yang benar. Apalagi, pariwisata adalah masa depan bangsa. Pariwisata sedang berproses menjadi peringkat pertama penyumbang devisa terbesar buat keluarga.

“Saya tidak khawatir dengan Atraksi Banyuwangi. Karena, Budaya dan Alam Banyuwangi memiliki modal besar untuk menjadi yang terbaik di dunia. Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai Kota Festival Terbaik di Indonesia. Karena memiliki jumlah festival yang sangat banyak. Banyuwangi juga memiliki Ijen dengan Blue Fire nya. Destinasi yang tidak dimiliki daerah lain,” ujarnya

Namun, mantan Dirut PT Telkom itu menilai Banyuwangi masih harus melakukan pembenahan. Masih ada beberapa kelemahan yang harus ditutupi.

“Salah satu kelemahan Banyuwangi adalah Akses. Untuk akses darat, jalan tol direncanakan akan beroperasi pada tahun 2021. Untuk Bandara Banyuwangi, sudah memiliki status bandara international. Namun, secara fisik masih harus ditingkatkan kualitasnya. Apalagi, jika Banyuwangi ingin mendatangkan lebih banyak wisatawan,” paparnya.

Sebagai akses udara, pembangunan Bandara Banyuwangi masih terus dilakukan. Pelebaran Apron sudah jadi sebelum IMF-World Bank Meeting. Dari sebelumnya 3 parking stand narrow body, sekarang Bandara Banyuwangi punya 9 narrow body.

Tidak hanya itu, pelebaran runway juga turut dilakukan. Lebar runway yang sebelumnya 30 meter, kian diperluas menjadi 45 meter, progress 70 persen, target selesai Juli 2019. Perpanjangan Runway juga dilakukan. Dari 2.250 meter menjadi 2.500 meter, target selesai Desember 2019.

“Mungkin masih ada kendala di pembebasan lahan. Namun, Pemkab Banyuwangi harus ikut membantu menyelesaikan masalah lahan. Agar bandara benar-benar siap tidak ada kendala,” ujarnya.

Untuk Amenitas, Menpar Arief Yahya menyatakan siap hadir pada Ground breaking Hotel Bandara Internasional Banyuwangi dan Ground breaking Food Court Warung Ijen. Atau, ketika pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) pada 27 Juli 2019 mendatang.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung, menilai Banyuwangi sudah menjelma menjadi destinasi papan atas Indonesia.

“Banyuwangi sangat lengkap. Atraksi budayanya digelar hampir sepanjang tahun. Hampir setiap pekan. Belum lagi kekayaan destinasinya yang luar biasa. Selain Ijen, mereka juga punya Taman Nasional Baluran, de’Djawatan, dan masih banyak lagi. Semuanya berkualitas,” tutur Adella. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya