Berita

Wakil Ketua TKN, Arsul Sani/Net

Politik

Aksi Kawal MK Dipertanyakan, TKN: Pak Jokowi Dan Prabowo Sudah Melarang

SENIN, 24 JUNI 2019 | 12:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengawal putusan sengketa Pilpres 2019 dipertanyakan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf.

Sebab, baik Capres Joko Widodo maupun Capres Prabowo Subianto sudah sama-sama mengimbau pendukungnya tak menggelar aksi.

"Pak Prabowo dari awal sudah menyampaikan untuk tidak berbondong-bondong datang ke MK. Pertanyaannya kalau Pak Prabowo dan Pak Jokowi serta parpol pendukungnya sepakat menjaga kondusifitas, kok masih ada yang unjuk rasa?" kata Wakil Ketua TKN, Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6).


Di sisi lain, Jurubicara BPN, Andre Rosiade memastikan bahwa aksi ini tak difasilitasi oleh kubu Prabowo-Sandi. Aksi yang bakal digelar pada 28 Juni mendatang ini akan dilakukan oleh PA 212 dan sejumlah ormas.

Arsul pun berpandangan bahwa tujuan aksi tersebut belum jelas. Jika memang hendak bersilaturahmi atau agenda keagamaan, maka aksi tersebut tak perlu dilakukan di depan MK.

"Kan bisa di tempat-tempat lain, seperti masjid. Kalaupun di Istiqlal bahkan lebih baik lagi karena itu masjid yang bisa menampung banyak orang," jelasnya.

Bagi politisi PPP ini, aksi semacam itu tak akan memengaruhi keputusan Hakim MK dalam menutus sengketa Pilpres.

"Tidak akan memberikan tekanan apapun karena seperti yang sudah dijelaskan MK bahwa Mahkamah Konstitusi tidak bisa diatur-atur, termasuk dalam soal persidangan," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya