Berita

Karni Ilyas/Net

Politik

Karni Ilyas: ILC Segera Tayang, Peselancar Akan Kembali Bermain Gelombang

SENIN, 24 JUNI 2019 | 02:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Acara dialog yang membahas masalah politik terkini tanah air, Indonesia Lawyers Club (ILC) segera kembali tayang.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan langsung pembawa acara ILC, Karni Ilyas dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (23/6).

ILC merupakan acara dialog yang biasa disiarkan TV One setiap Selasa malam. Namun siaran yang menyajikan narasumber-narasumber terkemuka tanah air itu berhenti tayang sejak awal Mei lalu. Tidak ada penjelasan secara mendetail mengenai alasan program ini tutup.


Dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), istirahat panjang ILC sempat disinggung oleh kuasa hukum Prabowo-Sandi.

"Salah satu media yang mencoba untuk netral seperti TV One kemudian mengalami tekanan dan akhirnya harus mengistirahatpanjangkan salah satu program favoritnya, Indonesia Lawyers Club," kata anggota tim hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah dalam sidang.

Seorang warganet dengan akun @AmadSatriani secara langsung bertanya kepada Karni perihal waktu ILC akan berhenti beristirahat.

“ILC kapan tayang lagi Bang Karni Ilyas?” tanyanya.

Menerima pertanyaan itu, Karni membalas. Dia memastikan bahwa ILC akan segera tayang kembali, tepatnya saat badai sudah berlalu. Namun demikian, Karni tidak merinci mengenai badai yang dimaksud.

“Insyaallah ILC akan segera tayang kembali. Peselancar akan kembali bermain dengan gelombang. Kita bertemu lagi,” tegasnya.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengaku bersyukur setelah mendengar pengumuman tersebut.

“Syukurlah. Saya percaya itu bang karni. Sebab, gelombang akan selalu kembali dan peselancar tak pernah lari,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak turut ‏bersyukur.

Kepada Karni Ilyas, Dahnil mengingatkan bahwa pelaut kembali melaut bukan karena gelombang tak tinggi atau tak ada lagi gelombang.

“Tapi ketika yakin mampu bertahan dan tak tenggelam di tengah gelombang itu,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya