Berita

Sohibul Iman/RMOL

Politik

Suara Naik Tanpa Coat Tail Effect, Sohibul Iman: PKS Anomali Perpolitikan Nasional

MINGGU, 23 JUNI 2019 | 17:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara oleh KPU, peningkatan suara partai yang signifikan dialami oleh lima lima partai peserta Pemilu, yaitu PKS, Nasdem, PDIP, Gerindra dan PKB.

Dari kelima partai tersebut, peningkatannya ditopang oleh coat tail effect (efek ekor jas) dari kader-kader atau ketua umum partainya yang mencalonkan diri pada Pilpres 2019.

Kecuali PKS yang tanpa coat tail effect itu. Namun, justru PKS mengalami peningkatan elektabilitas yang signifikan pada Pemilu 2019 lalu. 

"Lah terus PKS karena apa naiknya? Orang bingung duit juga ga punya ko PKS. Ini agak sulit dianalisis. Dan memang PKS selalu menjadi anomali di dalam perpolitikan nasional kita," ujar Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman di acara Tasyakuran Milad ke-21 PKS dan Halal Bi Halal PKS, di MD Building DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (23/6).

"Kalau melihat lima partai yang mengalami kenaikan suara, tiga partai bisa dikatakan kenaikannya dikarenakan ada coat tail effect dari (pemilihan) presiden (PDIP, PKB dan Gerindra)," sambungnya.

Menurut Sohibul, anomali (keanehan) dari kenaikan suara PKS itu lantaran tidak ada kader PKS yang mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat Pilpres 2019.

Atas dasar itulah, Sohibul merasa aneh dan menurutnya PKS masih menjadi anomali dalam perpolitikan nasional. Sebab, pakar-pakar politik Internasional sekalipin belum menemukan faktor penyebab peningkatan perolehan suara yang dialami PKS.

"Bahkan juga pakar-pakar internasional masih kesulitan mencari tahu sebab-sebab kenaikan PKS," kata Sohibul.

Lebih lanjut, Sohibul berkeyakinan bahwa anomali yang dialami PKS merupakan karunia dari Allah SWT. Selain itu tentunya disebabkan oleh sejumlah peran dan memiliki banyak banyak faktor.

"Nah bagi kita, yakin bahwa kenaikan ini, semuanya adalah karunia dari Allah SWT. Meskipun dengan sebab yang multifaktor, yang faktor-faktornya sangat banyak," demikian Sohibul.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya