Berita

M. Hanif Dhakiri di Milan/Humas Kemnaker

Indonesia-Italia Jajaki Kerja Sama Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

MINGGU, 23 JUNI 2019 | 09:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pemerintah Indonesia sudah, sedang, dan terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dan tenaga kerja nasional. Salah satunya melalui program kerja sama pemagangan.

Hal itu diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat melakukan kunjungan kerja ke perusahaan Eni Italia. Penjajakan kerja sama antara Eni dan pemerintah Indonesia bukan hanya terbatas pemagangan namun juga bidang ketenagakerjaan lainnya.

"Saya harapkan Eni dapat ikut berperan dalam program pemagangan ini melalui penerimaan peserta magang Warga Negara Indonesia (WNI) baik di Eni Milan maupun Eni Indonesia Ltd," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, Milan (21/6) waktu setempat.


Selain untuk meningkatkan keterampilan, program pemagangan ini juga menjadi sarana untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman sebagai bekal kerja dan wirausaha setelah peserta kembali ke tanah air.

"Pemagangan memberikan manfaat bagi perusahaan diantaranya adalah terpenuhi kebutuhan karyawan sesuai persyaratan perusahaan, dan tercapainya peningkatan kompetensi peserta sesuai standar perusahaan," kata Hanif.

Penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang, khususnya kerja sama pelatihan, peningkatan keterampilan (upgrading training), dan saling kunjungan antara kedua pihak dalam kerangka pengembangan kapasitas SDM bidang ketenagakerjaan.

"Pertemuan ini dapat menjadi awal kolaborasi yang baik dan potensial antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Italia, khususnya di bidang ketenagakerjaan," kata Hanif.

Kementerian Ketenagakerjaan mendukung agenda prioritas pemerintah Indonesia tiga tahun ke depan di mana memfokuskan pembangunan dan peningkatan daya saing SDM Indonesia melalui pelatihan vokasi.

"Selain pemagangan, program pendidikan dan pelatihan yang terkait dengan safety, health and environment di Eni dapat menjadi masukan bagi pengembangan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia," kata Hanif.

Peningkatan kapasitas manajerial SDM dan optimalisasi aset yang dilakukan oleh ENI Corporate University lanjut hanif telah memberikan pelayanan terbaik bagi Eni’s corporate identity and employer brand.

"Penjajakan kerja sama ini saya pandang perlu untuk melakukan benchmarking dan belajar tentang apa yang telah dilakukan Eni dalam merekrut talenta berharga, memberikan pelatihan teknis dan manajerial serta mempromosikan identitas perusahaan secara terintegrasi," kata Hanif.

Di samping itu, informasi program pendidikan dan pelatihan di Eni juga bermanfaat bagi pengembangan program pelatihan dan sertifikasi kompetensi di Indonesia.

"Pemerintah Indonesia berharap ENI Corporate University dapat berkunjung ke Indonesia dan melihat potensi ataupun peluang investasi, sekaligus membantu peningkatan SDM Indonesia," kata Hanif.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya