Berita

Yorrys Raweyai (dua dari kanan)/RMOL

Politik

Yorrys Raweyai Desak Munaslub Dan Minta Airlangga Ambil Sikap

SABTU, 22 JUNI 2019 | 12:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desakan untuk segera dilaksanakannya Munaslub Partai Golkar kembali datang dari senior Partai Golkar setelah sebelumnya disuarakan oleh Anak Muda Golkar.

Hal itu diungkapkan oleh senior Golkar Yorrys Raweyai usai mengisi diskusi publik bertajuk "Beringin Bergoyang Lagi?" di kawasan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, (22/6).

Yorrys mengatakan, dirinya mengusulkan Munaslub Golkar sedianya digelar sebelum ada presiden dan wakil presiden terpilih menentukan kabinetnya pada bulan Oktober mendatang.


"Sebelum pak Jokowi menentukan pilihan kabinet (Oktober). Jadi ada pilihan," kata Yorrys.

Menurutnya, dalam tradisi Golkar tidak pernah ada ketua umum menjabat selama dua periode. Atas dasar itulah dia menyarankan agar segera dilaksanakan Munaslub Golkar.

Namun demikian, Yorrys menyebut apabila Ketum Golkar Airlangga Hartarto ingin kembali mencalonkan diri sebagai ketum, itu merupakan hak setiap kader partai.

"Itu hak, mencoba kan boleh-boleh saja. Dulu Aburizal yang solid, kuat saja kita lawan. Tidak bisa, ini partai kader. Kita harus bentuk sebuah kekuatan kolektif kolegial kekuatan kedepan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yorrys menegaskan bahwa dirinya hanya mengingatkan bahwa Golkar adalah partai kader. Karena itu dia meminta Airlangga harus menentukan sikap tegas dalam pilihan politiknya.

"Jadi jangan ribut ketum saja kalau kita sudah bicara Munas orientasi ketum saja, enggak bisa. Tapi kalu lihat dinamika sekarang ini, jangan kita mau begini, mau jadi ketum mau jadi menteri, lepas saja itu. Golkar itu partai terbuka," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya