Berita

KPU/Net

Politik

Gertak Dorong KPK Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Di KPU

SABTU, 22 JUNI 2019 | 04:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali disuarakan.

Siang tadi, Jumat (21/6), sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai Tim Pembela Kedaulatan Rakyat (TPKR) menyambangi gedung KPK. Mereka melaporkan adanya dugaan korupsi di lembaga yang dipimpin Arief Budiman itu.

Baca: Diduga Selewengkan Anggaran, KPU Dilaporkan Ke KPK


Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak), Tohenda juga menyerukan hal yang sama. Senada dengan TKPR, Gertak juga meminta KPU menindaklanjuti dugaan dugaan penyalahgunaan anggaran untuk Pemilu 2019. Untuk menggelar pemilu serentak tersebut, KPU menghabiskan anggaran hinggal belasan triliun rupiah.

“Kami menilai KPU tidak jelas dan transparan mempertanggunjawabkan penggunaan anggaran, meskipun anggaran Pemilu 2019 tersebut berasal dari APBN,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (22/6).

Dia menjelaskan bahwa KPU telah menerbitkan aturan teknis tentang penggunaan anggaran nomor 302/PP.02-Kpt/02/KPU/IV/2018. Di dalam aturan itu memuat adanya tata cara teknis pertanggunghawaban anggaran KPU. Sehingga, sambung Tohenda bisa dikonfrontir langsung penggunaan itu kepada ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Apakah mereka pernah diminta untuk Mengisi dan Menandatangani form-form pembiayaan sebagaimana terlampir dalam SK tersebut," katanya.

Sebab, sambung Tohenda, berdasarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) KPU dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) hanya ditemukan tidak lebih dari tiga kabupaten/kota yang melakukan tender pengadaan alat scanner, printer dan laptop untuk kepentingan kegiatan Situng.

“Sementara jumlah kabupaten/kota di Indonesia ada 511, lalu bagaimana pengadaan untuk dikabupaten/kota lainnya di Indonesia,” tanyanya.

Tohenda juga mempermasalahkan anggaran IT KPU yang hanya dianggarkan Rp 35 miliar. Padahal, ada dana triliunan untuk bisa menghasilkan pemilu yang berkualitas.

“Gertak menuntut KPK segera menelusuri bukti lain dari gugaan penyalahgunaan anggaran di KPU yang merugikan negara. Sebagai lembaga penegak hukum KPK harus berhasil mengungkap skandal di KPU, karena anggaran dana yang dipergunakan KPU berasal dari rakyat,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya