Berita

Refly Harun/Net

Politik

Pakar: Sulit Bagi MK Memutus Sengketa Pilpres 2019 Kalau Waktunya Hanya 14 Hari

JUMAT, 21 JUNI 2019 | 21:32 WIB | LAPORAN:

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyebut sangat sulit bagi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengabulkan permohonan kubu Prabowo-Sandi dalam sengketa Pilpres 2019.

Pasalnya, menurut Refly, waktu yang dimiliki MK dalam memproses permohonan tersebut relatif singkat, hanya 14 hari.

"Sejak awal saya juga mempersoalkan. Kalau paradigma MK tetap hitung-hitungan atau TSM yang mempengaruhi perolehan suara, hampir muskil (sukar) permohonan kabul. Apalagi within 14 working days dengan satu hari pembuktian," kata Refly dalam postingan twitternya, Jumar (21/6).


Menurut dia, perlu ada perbaikan di masa yang akan datang terkait hal tersebut agar proses peradilan sengketa pemilu di MK dapat dibuatkan mekanisme yang lebih baik.

Perbaikan itu, lanjutnya tak hanya dari sisi MK, melainkan dari pihak-pihak terkait di luar MK juga perlu melakukan perbaikan.

"Harus banyak perbaikan ke depan, termasuk perbaikan di luar MK," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya