Berita

Ahli IT dari KPU selaku pihak termohon, Marsudi Wahyu Kisworo/Net

Politik

Bandingkan Dengan Kawalpemilu, Ahli IT KPU Sebut Website Situng Bisa Salah

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ahli IT dari KPU selaku pihak termohon, Marsudi Wahyu Kisworo menyatakan bahwa dugaan intervensi pada website sistem informasi penghitungan suara (Situng) memungkinkan terjadi.
"Terkait faktor eksternal melakukan intervensi, kalau pada website Situng mungkin benar. Tapi kalau data Situng di KPU tidak mungkin. Itu dua hal berbeda," kata Marsudi di Ruang Sidang MK, Kamis (20/6).

Marsudi menjelaskan, hal itu terjadi lantaran data dalam Situng KPU di website setiap saat bisa berubah-ubah dikarenakan jumlah data yang masuk.

"Data itu tiap hari berubah. Harus dicek dulu, dowonloadnya tanggal berapa. Setiap hari ada penambahan data baru, sekarang juga mungkin sudah berubah," sambungnya.

"Data itu tiap hari berubah. Harus dicek dulu, dowonloadnya tanggal berapa. Setiap hari ada penambahan data baru, sekarang juga mungkin sudah berubah," sambungnya.

Lebih lanjut, Marsudi memastikan bahwa kesalahan dalam Situng KPU hanya memungkinkan terjadi pada saat entry data. Karena itu, Marsudi menyebut kesalahan Situng hanya memungkinkan ada yang datang ke kantor KPU dan mengubahnya.

"Itu kesalahan operator meng-entry. Kalau tidak, itu kesalahan pada form C1-nya," tutupnya.

Dalam penyajian informasi kepada masyarakat soal rekapitulasi, jelasnya, publik tak hanya dihadapkan oleh Situng melainkan beberapa sumber, seperti halnya Netgrit, Jaga TPS, Kawalpemilu dan beberapa lainnya.

Namun ia menegaskan hanya menggunakan Situng dan Kawalpemilu sebagai pembanding.

"Mereka mengupload sendiri. Dari yang saya tampilkan di sini (adalah) membandingkan antara Situng dan Kawalpemilu," demikian Marsudi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya