Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Saksi Prabowo: Kata Pak Ganjar, Aparat Sebaiknya Tidak Netral Agar Jokowi-Maruf Menang

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 03:16 WIB | LAPORAN:

Kesaksian menarik kembali tersaji dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

Salah seorang saksi yang dihadirkan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, Hairul Anas mengungkap adanya indikasi tidak netralnya aparat dalam Pilpres 2019.

Menurut Hairul, hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dalam pelatihan saksi Jokowi-Maruf di Hotel El Royale Jakarta pada Februari lalu.


"Pak Gubernur Jateng saat itu menunjukkan data statistil, bahwa untuk memenangkan (Jokowi-Maruf), aparat sebaiknya tidak netral," ujar Hairul di hadapan Majelis Hakim.

"Beberapa kali disampaikan, 'kalau tidak netral buat apa'," imbuhnya menirukan yang disampaikan Ganjar.

Menurut Hairul, maksud netral dalam pernyataan Ganjar itu adalah bahwa pasangan Jokowi-Maruf mendapat sokongan dari aparat.

"Jadi ya kalau diartikan semacam, kita sudah di-back up aparat, ya harus confident, kita harus maju," jelasnya.

Sebelumnya, Hairul yang juga Caleg Partai Bulan Bintang (PBB) itu juga mengungkap adanya materi bertemakan 'Kecurangan Bagian Dari Demokrasi' dalam pelatihan itu.

Menurut Hairul, materi itu disampaikan oleh Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Moeldoko pada pelatihan yang sama.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya