Berita

Bambang Widjojanto/Net

Politik

Sebelum Persidangan, Hermansyah Diteror Orang-Orang Bermobil

RABU, 19 JUNI 2019 | 18:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebelum menjadi saksi kubu 02, Pakar Telematika Hermasyah sempat diintai dan diteror secara psikologis oleh seseorang yang tak dikenal menggunakan sebuah mobil di sekitaran rumahnya.

Hal tersebut diungkapkan ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto alias BW usai mendengarkan keterangan Hermasyah sebagai saksi di gedung Mahkamah Konstitusi.

"Dalam beberapa hari ini ada orang-orang menggunakan mobil sering datang ke rumahnya. Memang itu masih berupa orang-orang, mobil-mobil," ucap BW di gedung MK, Rabu (19/6).


Selain itu, Hermasyah juga sudah dihubungi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Namun ia belum sempat merespon.

"Dia belum sempat (merespon LPSK). Dia merasa ada ancaman tidak di ruang sidang ini, tapi sebelum ke sidang ini yaitu dengan datangnya mobil-mobil itu," jelas BW.

Terkait tersebut, Majelis Hakim sempat memberikan imbauan kepada Hermasyah untuk melaporkan jika mengalami ancaman kepada pihak kepolisian.

Kendati demikian, BW meragukan laporan tersebut akan diproses oleh pihak kepolisian.

"Pertanyaannya gini, sekarang kenapa tidak lapor polisi? Apakah ada trust bila datang ke polisi pasti diselesaikan? Itu kan hak semua orang," katanya.

Atas kejadian ini, BW berharap kepada semua pihak untuk memperhatikan adanya dugaan ancaman ataupun teror yang dihadapi Hermansyah.

"Mudah-mudahan saja ini jadi keperihatinan kita dan orang harus lapor ke Polisi karena itulah salah satu fungsi aparat penegak hukum," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya