Berita

Arief Budiman dan Hasyim Asy'ari/RMOL

Politik

Ketua KPU: Kesaksian Agus Maksum Soal DPT Invalid Sudah Terkonfirmasi

RABU, 19 JUNI 2019 | 15:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman berpendapat keterangan saksi pertama kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Agus Maksum sudah memperjelas tuduhan 17,5 juta pemilih invalid tidak mendasar.

"Saksi pertama (Agus Maksum) menurut saya, KPU sudah mampu memberikan informasi, mampu menyampaikan fakta-fakta yang apa selama ini sudah kita kerjakan," ucap Arief Budiman di gedung Mahkamah Konstitusi kepada awak media, Rabu (19/6).

Menurut Arief, pihaknya sudah membuktikan soal tuduhan 17,5 juta pemilih siluman seperti disampaikan saksi Agus Maksum.


"Data yang disebut manipulatif dan palsu, walaupun kemudian dikoreksi ya ini data invalid," katanya.

Sehingga, Arief meminta tidak lagi digunakan istilah berlebihan seperti manipulasi, palsu atau siluman.

"Ternyata enggak gitu loh, begitu kita klarifikasi kan ya invalid iya, tetapi KPU sudah menjelaskan semua termasuk menyelesaikan seluruh data-data yang disebut ganda tadi, jadi sudah kita jelaskan," ucapnya.

Bahkan, dugaan beberapa data invalid yang disampaikan saksi itu sudah dilakukan pengecekan bersama-sama ke lapangan.  

"Kemudian untuk beberapa hal yang lain pun ketika kami konfirmasi kepada saksi dia ternyata juga tidak ikut ke lapangan gitu kan, jadi ya saya pikir semua sudah terkonfirmasi," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya